Gardupedia.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini mengenai potensi terjadinya cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diperkirakan berlangsung selama satu pekan ke depan. Peringatan ini dikeluarkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu.
BMKG memprediksi bahwa periode potensi cuaca ekstrem ini akan berlangsung mulai dari hari Senin, 8 Desember 2025, hingga Minggu, 14 Desember 2025.
Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh adanya pola tekanan rendah di sekitar perairan utara Australia yang menyebabkan peningkatan intensitas dan kecepatan angin di wilayah NTT.
Jenis cuaca ekstrem yang diwaspadai yakni hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang dengan kecepatan signifikan dan potensi petir dan kilat yang tinggi.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi yang dapat menyertai kondisi cuaca tersebut, seperti banjir dan banjir bandang, tanah longsor, terutama di wilayah dataran tinggi atau lereng bukit serta pohon tumbang dan kerusakan infrastruktur akibat angin kencang.
Berdasarkan analisis BMKG, terdapat beberapa daerah di NTT yang diidentifikasi memiliki potensi lebih tinggi untuk terdampak cuaca ekstrem ini, meliputi:
- Kota Kupang
- Kabupaten Kupang
- Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)
- Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)
- Kabupaten Belu
- Kabupaten Malaka
- Kabupaten Alor
- Kabupaten Sumba Timur
- Kabupaten Sumba Barat
- Kabupaten Sumba Barat Daya
- Kabupaten Sumba Tengah
BMKG mengimbau seluruh masyarakat di wilayah NTT, khususnya di daerah-daerah yang disebutkan, untuk selalu memantau informasi dan perkembangan cuaca terbaru dari sumber resmi BMKG. Mengambil langkah pencegahan dan kesiapsiagaan untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem.
Menghindari berlindung di bawah pohon besar atau struktur yang rapuh saat hujan deras disertai angin kencang dan petir. Bagi nelayan dan operator transportasi laut, diimbau untuk mewaspadai gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di perairan NTT akibat peningkatan kecepatan angin.
Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan segera menyiagakan tim penanggulangan bencana untuk merespons cepat terhadap potensi kejadian darurat.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !
Editor : Robbi Firmansyah (Tim Redaksi Gardupedia.com)


Comment