Berita Ekonomi

Menurut Purbaya Program MBG dan Kopdes Tak Akan Goyahkan Fiskal Nasional

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kepada awak media di Kejagung, Jakarta pada Rabu (13/5/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)

Gardupedia.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis kekhawatiran publik dan pengamat mengenai dampak beban anggaran dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pemberdayaan Koperasi Desa (Kopdes). Ia menegaskan bahwa stabilitas keuangan negara tetap menjadi prioritas utama dan dalam kondisi yang aman.

Dalam pernyataannya di Lanud Halim Perdanakusuma pada Senin (18/5/2026), Purbaya memaparkan bahwa pemerintah berhasil menjaga defisit anggaran di bawah ketentuan legal 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Bahkan, ia mengoreksi persepsi publik dengan mengungkap bahwa defisit tahun lalu hanya menyentuh angka 2,8%, lebih rendah dari estimasi banyak pihak sebesar 2,9%.

“Setiap program prioritas, termasuk MBG dan Kopdes, tidak diputuskan secara serampangan. Pemerintah melakukan kalkulasi mendalam untuk memastikan kebutuhan dana program-program tersebut tidak merusak struktur APBN,” terangnya.

Menanggapi sorotan tajam dari media internasional seperti The Economist, Purbaya menyatakan bahwa posisi fiskal Indonesia sebenarnya jauh lebih sehat dibandingkan banyak negara maju. Ia berpendapat bahwa dengan rasio utang dan defisit yang terkendali, Indonesia justru layak mendapatkan apresiasi atas manajemen ekonominya.

“Intinya tidak ada masalah. Fiskal kita masih sangat terkendali di bawah 3 persen. Kami terus menghitung secara cermat agar semua program prioritas jalan tanpa mengganggu kesehatan anggaran,” pungkasnya.

Rupiah Anjlok ke Rp 17.704, Bank Indonesia Diprediksi Naikkan Suku Bunga Acuan

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *