Internasional Lifestyle

Dari Sekolah Balap ke Panggung Dunia, Lulusan AHRS Jadi Sorotan di Mandalika

Pebalap Muda Indonesia Siap Berlaga di MotoGP Mandalika 2025

Panggung MotoGP Mandalika 2025 tidak hanya menjadi ajang bagi bintang-bintang balap dunia, tetapi juga menjadi momen penting bagi para pebalap muda Indonesia yang telah lulus dari Astra Honda Racing School (AHRS). Dari talenta yang berkompetisi di Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), hingga pebalap yang kini berkiprah di kelas Moto2 dan Moto3, semua hadir untuk menunjukkan hasil nyata dari pembinaan balap berjenjang yang dilakukan oleh PT Astra Honda Motor (AHM).

Di IATC, para pebalap binaan AHRS siap tampil penuh semangat di hadapan publik sendiri, pada tanggal 4-5 Oktober 2025 di Sirkuit Mandalika. Salah satu pebalap yang siap tampil adalah Nelson Cairoli Ardheniansyah, yang telah mempersiapkan diri dengan matang.

“Semangat saya menghadapi seri ATC Indonesia ini sangat tinggi. Saya sudah mengevaluasi kekurangan di empat putaran sebelumnya,” ujar Nelson.

“Ikuti saja hal-hal yang bisa dikembangkan. Dengan pengalaman balap di Sirkuit Mandalika, saya berharap bisa meraih hasil lebih baik. Doakan saya agar performa saya kembali seperti seri pertama, bahkan lebih baik lagi.”

Selain Nelson, Bintang Pranata Sukma juga mendapat kesempatan tampil sebagai pebalap wildcard di IATC Mandalika. Sebagai lulusan AHRS 2024 yang kini reguler berkompetisi di Thailand Talent Cup, ia hadir untuk menambah daftar panjang talenta muda binaan AHM yang menapaki jenjang balap internasional.

Macron Kritik Keras Trump Terkait Eskalasi Konflik di Iran

Di kelas dunia, dua pebalap jebolan AHRS siap berlaga di hadapan publik Mandalika. Mario Suryo Aji, yang turun di kelas Moto2, menegaskan motivasinya berlipat ganda saat tampil di kandang sendiri.

“Sangat istimewa bisa balapan di hadapan publik Indonesia, keluarga, teman, dan para penggemar di tribun,” kata Mario.

“Ini memberi saya energi dan motivasi tambahan untuk memberikan yang terbaik. Target utama saya adalah konsisten sejak latihan pertama, membangun kecepatan langkah demi langkah, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk hari Minggu.”

Di kelas Moto3, Fadillah Arbi Aditama juga menyimpan semangat besar untuk tampil maksimal. Membalap di depan keluarga, teman, dan banyak penggemar Indonesia adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

Targetnya, menunjukkan potensi terbaik, tampil dengan hasil baik, dan memberikan sesuatu kembali untuk semua penggemar.

Optimisme Donald Trump: Perang Melawan Iran Segera Mencapai ‘Garis Akhir’

”Tentu saya sangat bangga dapat kembali berlaga di kejuaraan Moto3 World championship. Saya sangat berterima kasih kepada Astra Honda,” ujar Arbi.

“Tanpa AHRS, kesempatan saya untuk menembus kejuaraan dunia ini akan sulit. Sangat bangga dapat membawa nama AHRS di kejuaraan dunia ini.”

Kehadiran para pebalap AHRS di ajang sebesar MotoGP Mandalika 2025 mempertegas komitmen AHM dalam membina pembalap muda melalui jalur pembibitan di sekolah balap AHRS. Melalui penggemblengan lewat ajang nasional, pengiriman ke Asia Talent Cup, Thailand Talent Cup, Asia Road Racing Championship (ARRC), hingga tampil di panggung dunia GP Moto3 dan Moto2.

Selain para pembalap yang tampil di Mandalika akhir pekan ini, para lulusan AHRS lainnya juga sudah menunjukkan potensi besarnya untuk menapaki jenjang internasional yang membanggakan. Sebut saja Veda Ega Pratama yang sukses merengkuh peringkat kedua ajang balap junior level dunia, sekaligus tampil gemilang di FIM JuniorGP. Selain itu, ada juga Muhammad Kiandra Ramadhipa yang saat ini menguji kemampuan di ajang European Talent Cup.

Dengan konsistensi pembinaan balap berjenjang ini, AHM berharap semakin banyak pebalap Indonesia yang bisa menembus level tertinggi dunia dan membanggakan Tanah Air. Dari Mandalika, generasi emas pebalap Indonesia terus ditempa untuk menuju podium dunia.

Dony Tri Pamungkas Tetap Membumi Meski Dipuji Pelatih John Herdman

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *