Advertisement Advertisement
Berita Regional

Gubernur NTT Angkat Bicara Soal Alasan Keluarga Siswa Bunuh Diri Tak Masuk Daftar Bansos

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, didampingi Wagub NTT, Jhoni Asadoma (Simon Selly/detikBali)

Gardupedia.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan klarifikasi terkait insiden tragis bunuh diri yang melibatkan keluarga seorang siswa sekolah dasar. Muncul dugaan kuat bahwa pemicu peristiwa tersebut adalah kondisi ekonomi yang terhimpit akibat keluarga tersebut tidak terdaftar sebagai penerima Bantuan Sosial (Bansos).

Berdasarkan penjelasan pihak Pemerintah Provinsi NTT, nama keluarga tersebut diketahui belum masuk atau terjadi anomali dalam sistem pendataan nasional. Hal ini menyebabkan mereka tidak terdeteksi oleh sistem otomatis penyaluran bantuan pusat.

Gubernur menyoroti adanya kendala dalam pembaruan data (update) secara berkala di level akar rumput, sehingga kondisi riil kemiskinan keluarga tersebut tidak segera terlaporkan ke tingkat kabupaten maupun provinsi.

Terdapat indikasi adanya ketidaklengkapan dokumen administrasi kependudukan (seperti KIK atau NIK yang belum tervalidasi) yang menjadi syarat mutlak pencairan dana bantuan.

Menanggapi tragedi ini, Gubernur NTT menegaskan akan melakukan evaluasi total terhadap sistem verifikasi lapangan. Beliau meminta para kepala daerah di tingkat kabupaten hingga perangkat desa untuk lebih proaktif dalam menjemput bola, memastikan warga yang benar-benar membutuhkan tidak terlewatkan hanya karena kendala administratif.

Antisipasi IHSG yang Anjlok, Pemerintah Minta BPJS dan Dana Pensiun Perbesar Investasi Saham

Pemerintah provinsi juga berjanji akan memberikan pendampingan bagi anggota keluarga yang ditinggalkan serta memastikan bantuan darurat segera disalurkan untuk meringankan beban mereka.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *