Seorang politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ferdinant Hutahaean menimbulkan kehebohan di ruang publik setelah melontarkan pernyataan yang sangat kontroversial terkait proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Whoosh. Dalam sebuah pernyataan yang terekam singkat, politisi tersebut tak segan menyebut ambisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merealisasikan proyek Whoosh sebagai tindakan yang “Dungu!”
Pernyataan tajam ini menyoroti polemik yang terus menyelimuti proyek Whoosh, terutama terkait isu pembengkakan biaya (cost overrun) yang sempat memicu perdebatan panjang mengenai pendanaan dan urgensi proyek di tengah keterbatasan anggaran negara. Penggunaan diksi yang sangat keras dari internal partai pendukung pemerintah ini menunjukkan adanya ketegangan dan perbedaan pandangan di lingkaran elite politik terkait proyek strategis tersebut.
Menariknya, di tengah kritik pedasnya terhadap Presiden, politisi PDIP yang sama justru memberikan pembelaan terhadap Menteri Keuangan (Menkeu). Meskipun identitas Menkeu tidak disebut secara eksplisit dalam judul, pembelaan ini diyakini merujuk pada Sri Mulyani Indrawati yang kerap menjadi sasaran kritik publik terkait kebijakan fiskal, termasuk penanganan anggaran untuk proyek infrastruktur berskala besar seperti Kereta Cepat.
Kombinasi kritik keras terhadap ambisi Presiden namun pembelaan terhadap pejabat di kabinet menunjukkan dinamika politik internal yang kompleks. Hal ini mengindikasikan bahwa perdebatan mengenai proyek Whoosh bukan hanya soal teknis, melainkan telah menjadi isu politik sensitif yang membelah pandangan di internal koalisi pemerintah.
Sumber: https://youtube.com/shorts/obnyBe1bGBM (Channel: Tribunnews)


Comment