Berita

Berita Bencana Alam: 27 Warga Pandanarum Masih Hilang Pasca-Longsor

Proses evakuasi korban tertimbun material tanah longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. FOTO: Humas Basarnas Semarang.

Gardupedia.com – Operasi pencarian korban tanah longsor di Pandanarum, Banjarnegara, masih terus berlangsung hari ini. BPBD Banjarnegara mencatat bahwa 27 orang penduduk setempat belum ditemukan setelah rumah mereka tertimbun material longsor. Kepala BPBD Banjarnegara, Bapak Aris Nurisman, menyatakan bahwa tim gabungan dari berbagai unsur telah dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat evakuasi dan menemukan para korban yang diduga tertimbun.

Longsor masif tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB pada Minggu malam, menyusul curah hujan yang sangat tinggi selama beberapa jam di wilayah tersebut. Data awal menunjukkan bahwa bencana alam ini melanda Dusun Karangmangu dan sekitarnya, yang memang dikenal sebagai daerah rawan longsor. Akibatnya, selain 27 warga yang masih dalam pencarian, sedikitnya tiga orang dilaporkan mengalami luka berat dan telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Kerusakan material juga sangat parah, di mana puluhan rumah di dua dusun dilaporkan hancur total dan tertimbun, sementara akses jalan utama menuju lokasi terdampak terputus akibat timbunan tanah dan pepohonan yang tumbang. Proses pencarian dan pertolongan (SAR) pun menghadapi kendala signifikan, terutama kondisi medan yang berat, tanah yang masih labil, dan minimnya penerangan di malam hari, ditambah lagi hujan yang turun sporadis turut meningkatkan risiko longsor susulan.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui posko darurat bencana telah menyediakan bantuan logistik berupa makanan siap saji, selimut, dan terpal bagi ratusan warga yang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti masjid dan balai desa.

BPBD telah berkoordinasi dengan TNI, Polri, Basarnas, dan relawan lokal untuk memfokuskan pencarian di titik-titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya rumah para korban hilang. Alat berat, seperti ekskavator, sedang diupayakan untuk didatangkan, namun sulitnya akses jalan menjadi tantangan utama.

Warga diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi area lereng bukit atau tebing, mengingat potensi hujan ekstrem masih tinggi di wilayah Banjarnegara. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pihak untuk bersatu membantu proses pemulihan dan pencarian yang diperkirakan akan memakan waktu beberapa hari ke depan.

MK Tolak Gugatan Terkait Kewajiban Gelar S2 bagi Calon Anggota DPR

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Editor : Robbi Firmansyah (Tim Redaksi Gardupedia.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *