Gardupedia.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan tinjauan perdana ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Senin (12/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Presiden memberikan sejumlah catatan penting serta koreksi terhadap desain dan fungsi pembangunan ibu kota baru tersebut agar lebih adaptif terhadap tantangan lingkungan.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa arahan Presiden berfokus pada keseimbangan antara pembangunan fisik dan fungsi ekologis. Presiden menginstruksikan penambahan jumlah embung atau kolam penampung air di area-area strategis IKN. Langkah ini diambil untuk mengatasi cuaca panas yang ekstrem di wilayah tersebut. Embung diharapkan mampu menurunkan suhu mikro di sekitar kawasan dan menjadi cadangan air krusial saat terjadi kondisi darurat.
Mengingat lokasi IKN berada di wilayah dengan cakupan hutan yang sangat luas, Presiden sangat menekankan pentingnya sistem pencegahan kebakaran. Desain kawasan diminta untuk memperhitungkan jalur proteksi dan ketersediaan air guna meminimalisir risiko Karhutla yang sering melanda pulau Kalimantan.
Menanggapi instruksi tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, melaporkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan sistem deteksi dini melalui pemasangan sensor panas di berbagai titik. Presiden meminta agar teknologi ini terus diuji coba dan disempurnakan supaya potensi api dapat terdeteksi sebelum menyebar luas.
Selain aspek lingkungan, Presiden juga meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Otorita IKN untuk melakukan percepatan pembangunan tanpa mengabaikan kualitas desain. Harapannya, setiap bangunan dan fasilitas yang berdiri memiliki fungsi yang jelas dan tepat guna bagi masyarakat maupun pemerintahan.
Langkah evaluasi ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk memastikan bahwa IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan yang megah secara visual, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan iklim dan bencana alam.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment