Berita Business Ekonomi

Bahlil Ungkap Situasi Terkini Selat Hormuz: Mulai Dibuka Terbatas, Kecuali bagi Kapal AS dan Israel

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat ditemui di Istana, Jakarta, Kamis (12/3/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Gardupedia.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan kabar terbaru mengenai kondisi jalur pelayaran strategis dunia, Selat Hormuz. Di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah, Bahlil menyebut mulai ada perkembangan yang memberikan harapan bagi distribusi energi global.

Pemerintah Iran dilaporkan mulai menerapkan kebijakan “buka-tutup” untuk akses pelayaran di selat tersebut. Namun, pelonggaran ini memiliki syarat ketat: akses hanya diberikan kepada kapal-kapal dari negara yang tidak terlibat langsung dalam konflik, yakni selain Amerika Serikat (AS) dan Israel.

“Kami melihat ada titik terang. Selat Hormuz kini mulai memberlakukan sistem buka-tutup. Artinya, kapal-kapal dari negara di luar Amerika dan Israel sudah mulai bisa menjalin komunikasi untuk melintas. Ini tentu perkembangan yang positif,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Meskipun situasi mulai membaik, Bahlil mengungkapkan bahwa saat ini masih ada dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang tertahan di wilayah Teluk Arab. Kedua kapal tersebut adalah VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Hingga kini, Pemerintah Indonesia bersama Pertamina terus berupaya melakukan negosiasi dengan pihak Iran agar kedua kapal tersebut diizinkan melewati Selat Hormuz. Bahlil meminta publik bersabar karena proses birokrasi dan antrean kapal di lokasi tersebut sangat panjang.

MK Tolak Gugatan Terkait Kewajiban Gelar S2 bagi Calon Anggota DPR

“Proses negosiasi masih berjalan. Mengingat antrean yang panjang, kami sedang mengupayakan yang terbaik. Mohon waktu, tim kami masih terus berkomunikasi di sana,” tambahnya.

Kabar mulai dibukanya Selat Hormuz secara terbatas ini langsung direspons positif oleh pasar global. Harga minyak dunia dilaporkan terkoreksi turun sekitar 3 persen karena kekhawatiran akan macetnya pasokan energi mulai mereda.

Terkait kondisi di dalam negeri, Bahlil memastikan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG, dan pasokan listrik nasional tetap dalam kondisi aman dan terkendali, terutama menjelang masa mudik dan Hari Raya Idulfitri 2026. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan strategi cadangan untuk menjaga ketahanan energi nasional meski situasi global belum sepenuhnya stabil.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Persib Bandung Berjanji Lakukan Evaluasi Total Usai Dijatuhi Sanksi Berat oleh AFC

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *