Berita Ekonomi Pemerintahan

Pemerintah Resmi Hapus Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik

Pemerintah membebaskan bea masuk impor LPG dan bahan baku plastik. Foto: Anisa Indraini

Gardupedia.com – Guna memitigasi dampak ketegangan geopolitik global yang mengganggu pasokan industri, Pemerintah Indonesia resmi menetapkan kebijakan pembebasan bea masuk untuk impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan bahan baku plastik. Langkah ini diambil sebagai solusi atas sulitnya mendapatkan nafta, yang selama ini menjadi komponen utama dalam produksi biji plastik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa tarif bea masuk LPG yang semula sebesar 5% kini dipangkas menjadi 0%. Relaksasi pajak ini bertujuan agar fasilitas kilang (refinery) dapat beralih menggunakan LPG sebagai bahan baku alternatif pengganti nafta yang harganya kian melambung dan pasokannya terbatas.

“Penurunan tarif ini memungkinkan sektor industri manufaktur tetap mendapatkan bahan baku dengan harga kompetitif, sehingga produksi plastik nasional tidak terhambat,” jelas Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Insentif pembebasan pajak impor ini akan berlangsung selama enam bulan, dimulai secara efektif pada Mei 2026. Aturan teknis mengenai kebijakan ini segera diterbitkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin). Selain menjaga stabilitas operasional kilang, kebijakan ini diharapkan dapat mencegah kenaikan harga pada produk-produk turunan plastik di tingkat konsumen, seperti kemasan pangan dan barang manufaktur lainnya.

Langkah responsif ini menunjukkan upaya pemerintah dalam menjaga daya saing industri domestik di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi internasional.

Sempat Mendarat Darurat di Kualanamu, Jemaah Haji Surabaya Akhirnya Tiba di Madinah

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *