Bencana Berita

Data Terbaru Korban Bencana Sumatera: 914 Jiwa Meninggal dan 389 Jiwa Masih Belum Ditemukan

Sejak Senin (24/11/2025), banjir bandang dan tanah longsor besar menerjang Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Tampak pemandangan desa yang terdampak banjir bandang di Batang Toru, Sumatera Utara, Senin 1 Desember 2025. (AP Photo/Binsar Bakkara)

Gardupedia.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengeluarkan pemutakhiran data korban jiwa akibat serangkaian bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Pulau Sumatera, mencakup provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurut data terbaru yang dirilis pada Sabtu, 6 Desember 2025, total korban meninggal dunia yang tercatat telah mencapai 914 jiwa. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan seiring dengan upaya pencarian dan evakuasi yang terus dilakukan oleh tim gabungan.

Selain korban meninggal, BNPB juga melaporkan bahwa masih terdapat 389 jiwa yang dilaporkan hilang dan hingga kini belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan, yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan pemerintah daerah, masih berjuang keras untuk mencari dan menyelamatkan korban yang mungkin tertimbun atau hanyut, meskipun operasi pencarian sudah berlangsung cukup lama.

Dampak paling parah dari bencana ini tersebar di tiga provinsi, dengan rincian korban sebagai berikut:

  • Sumatera Utara: Provinsi ini mencatat jumlah korban meninggal dan hilang yang paling tinggi, yang diduga karena intensitas banjir dan longsor yang sangat masif.
  • Sumatera Barat: Wilayah ini juga mengalami dampak kerusakan yang luas dan jumlah korban jiwa yang besar.
  • Aceh: Provinsi paling utara di Sumatera ini juga mencatatkan ratusan korban meninggal dan hilang akibat bencana hidrometeorologi ini.

Selain korban jiwa, bencana ini juga menimbulkan kerusakan infrastruktur yang masif, ribuan rumah mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga hancur total. Akses jalan dan jembatan terputus, mempersulit penyaluran bantuan logistik dan operasional tim penyelamat di lokasi terisolir. Fasilitas umum seperti sekolah dan rumah ibadah juga banyak yang terdampak.

Diterjang Banjir Rob, Puluhan Keluarga di Aceh Utara Mengungsi dan Huntara Rusak Parah

Pemerintah melalui BNPB dan kementerian terkait terus mengintensifkan upaya tanggap darurat, seperti penyediaan kebutuhan dasar bagi pengungsi, pengerahan alat berat untuk membuka akses jalan dan membersihkan puing-puing dan fokus pada perpanjangan waktu operasi SAR, selama masih ada kemungkinan untuk menemukan korban selamat.

Data ini menjadi pengingat akan besarnya dampak bencana yang melanda Sumatera dan urgensi bantuan kemanusiaan serta pemulihan wilayah terdampak.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Editor : Robbi Firmansyah (Tim Redaksi Gardupedia.com)

Presiden Prabowo Akan Paparkan Arah Ekonomi 2027 di Paripurna DPR RI Besok

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *