Gardupedia.com – Perdebatan mengenai efektivitas kartu identitas elektronik kembali mencuat. Meski Indonesia sudah lama beralih ke e-KTP, secara fungsionalitas, kartu tersebut dinilai masih tertinggal jauh dibandingkan kartu identitas milik Malaysia, yaitu MyKad.
Perbedaan mendasar terletak pada visi penggunaannya. Sejak awal dirancang, MyKad Malaysia mengusung konsep all-in-one chip. MyKad tidak hanya berfungsi sebagai tanda pengenal, tetapi juga berperan sebagai:
- Surat Izin Mengemudi (SIM).
- Dokumen perjalanan (Paspor domestik).
- Kartu ATM dan alat pembayaran (e-money).
- Penyimpan data medis dasar.
Sebaliknya, e-KTP Indonesia saat ini masih berfungsi dominan sebagai identitas kependudukan statis. Meskipun memiliki chip, pemanfaatannya untuk integrasi layanan publik lainnya masih sangat terbatas.
Para pakar menyoroti bahwa masalah utama di Indonesia bukanlah pada fisik kartunya, melainkan pada ekosistem data di belakangnya.
Di Indonesia, setiap instansi (Polri untuk SIM, Kemenkes untuk data medis, perbankan untuk keuangan) masih memiliki basis data sendiri-sendiri yang belum terhubung secara sempurna dengan NIK di e-KTP.
Malaysia telah mendistribusikan perangkat pembaca kartu secara masif ke berbagai sektor. Di Indonesia, masyarakat seringkali masih diminta memfotokopi e-KTP karena banyak instansi yang belum memiliki alat pembaca chip yang terstandarisasi.
Secara teknis, chip pada MyKad memiliki kapasitas memori dan enkripsi yang lebih mutakhir untuk menyimpan berbagai aplikasi berbeda dalam satu ruang. Sementara itu, pengembangan e-KTP cenderung berjalan lambat dalam hal pembaruan teknologi chip agar bisa menampung data lintas sektoral dengan tingkat keamanan yang setara dengan kartu perbankan global.
Pemerintah Indonesia sebenarnya menyadari ketertinggalan ini. Fokus saat ini mulai dialihkan dari kartu fisik ke Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau KTP Digital yang diakses via ponsel pintar. Harapannya, melalui IKD, fitur-fitur “canggih” seperti yang ada pada MyKad bisa diwujudkan dalam bentuk aplikasi digital tanpa harus bergantung sepenuhnya pada perangkat keras kartu.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment