Gardupedia.com — Ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Track Cycling resmi dibuka di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Jumat (31/7). Kejuaraan tingkat nasional ini tidak hanya menjadi panggung adu kecepatan bagi para pebalap sepeda terbaik Tanah Air, tetapi juga difungsikan sebagai sarana krusial untuk penjaringan atlet menuju SEA Games 2027 di Malaysia.
Gelaran yang diselenggarakan oleh Indonesia Cycling Federation (ICF) di bawah kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo ini diikuti oleh 107 atlet sepeda trek dari 12 provinsi. Persaingan dipastikan berlangsung sengit karena memperebutkan total 99 medali di berbagai nomor pertandingan.
Sejumlah atlet papan atas yang menghuni Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) juga dipastikan turun gelanggang membela daerahnya masing-masing. Di antaranya terdapat nama-nama beken seperti Muhammad Andy Royan, Terry Yudha Kusuma, Julian Abi Manyu, Dika Alif Dhentaka, hingga Dhia Tsabit Az Zakky Sutaryo.
Sekretaris Jenderal ICF, Jadi Rajagukguk, mengungkapkan bahwa seri disiplin trek ini menjadi penutup dari rangkaian panjang Kejurnas Balap Sepeda sepanjang tahun ini.
“Ini adalah acara puncak, sekaligus yang kelima dalam rangkaian Kejurnas tahun ini. Sebelumnya, kami telah sukses menggelar seri disiplin road di Pangandaran, BMX di Banyuwangi, MTB di Sentul (Bogor), serta disiplin freestyle di Soreang (Jawa Barat). Seri track cycling di Jakarta ini menjadi ajang penutup seluruh rangkaian tersebut,” kata Jadi Rajagukguk di Jakarta International Velodrome.
Jadi juga menambahkan alasan di balik dipulangkannya para pebalap nasional ke pengurus provinsi (Pengprov) masing-masing untuk berlaga di kejuaraan nasional ini.
“Atlet-atlet Pelatnas juga tampil dan bersaing di ajang ini. Kami sengaja mengembalikan mereka ke daerah masing-masing untuk membela provinsi mereka di Kejurnas, karena ada individual point (poin perorangan) yang memang harus mereka peroleh demi mendongkrak pemeringkatan,” jelasnya.
Selain memperebutkan predikat juara nasional serta menambah poin peringkat individu dan nasional, ajang ini dijadikan acuan utama untuk menyaring skuad Merah Putih yang diproyeksikan tampil pada SEA Games 2027. Kendati demikian, Jadi menegaskan bahwa raihan podium di Kejurnas tidak menjamin tiket otomatis masuk ke tim nasional.
“Nanti kan tetap kita seleksi lagi secara mendalam. Para peraih medali, baik juara satu, dua, maupun tiga, akan melalui tahap penyaringan berikutnya. Tim analisis dari ICF sudah ada di Velodrome untuk memantau performa atlet secara komprehensif dari segala sisi,” ujar Jadi.
Lebih lanjut, pihak ICF juga tengah mempercepat penyusunan daftar rekomendasi atlet untuk diserahkan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) guna memulai persiapan sejak jauh hari.
“Tentunya tidak semua peraih medali akan langsung kami masukkan ke Timnas. Namun, hasil penilaian ini akan kami ajukan ke Kemenpora. Mengingat pelaksanaan SEA Games 2027 di Malaysia dijadwalkan pada bulan Juli, berarti idealnya satu tahun sebelumnya atau mulai bulan depan tahapan seleksi awal atlet Timnas sudah harus berjalan,” tegas Jadi.
Melalui persaingan ketat antara atlet berpengalaman dan pesepeda muda dari berbagai daerah ini, ICF berharap dapat menjaring komposisi atlet terbaik yang siap mengibarkan bendera Merah Putih di ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara mendatang.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment