Gardupedia.com – Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung yang menerjang kawasan Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Kamis (8/1/2026) sore, berdampak pada operasional penerbangan. Setidaknya tiga jadwal penerbangan menuju Surabaya terpaksa dialihkan pendaratannya (divert) demi alasan keamanan.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengonfirmasi bahwa fenomena alam tersebut terjadi antara pukul 14.10 hingga 14.20 WIB. Angin kencang yang mencapai kecepatan hingga 85 km/jam tersebut menyebabkan hujan deras dan kepanikan sesaat di area bandara.
“Akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk pendaratan, ada tiga pesawat yang dialihkan ke Bandara Ahmad Yani, Semarang. Meski demikian, secara keseluruhan operasional bandara tetap berjalan dan pelayanan kepada penumpang tidak terhenti,” jelas Tohir.
Selain mengganggu jadwal penerbangan, angin puting beliung ini juga menyebabkan sejumlah pohon di area parkir Terminal 1 (T1) tumbang. Beberapa kendaraan yang tengah terparkir dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa batang pohon. Namun, pihak manajemen memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Tim teknis bandara segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan puing-puing pohon dan memastikan area parkir kembali aman digunakan. Tohir menegaskan bahwa fasilitas vital di sisi udara (airside) maupun terminal tetap dalam kondisi aman dan terkendali.
Pihak otoritas bandara terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca serta bekerja sama dengan AirNav Indonesia dan maskapai terkait penyesuaian jadwal penerbangan. Para calon penumpang diimbau untuk selalu memperbarui informasi status penerbangan mereka melalui kanal resmi maskapai atau menghubungi pusat kontak Bandara Juanda di nomor 172.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment