Berita Business Ekonomi

Indonesia Resmi Pegang Kendali D-8: Fokus Utama pada Ekonomi hingga Teknologi

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan pidato dalam acara Pernyataan Pers Tahunan Kementerian Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu (14/1/2026). JIBI/ Maria Y. Benyamin

Gardupedia.com – Mulai 1 Januari 2026, Indonesia resmi mengemban amanah sebagai Ketua Developing-8 (D-8) Organization for Economic Cooperation untuk masa jabatan 2026–2027. Dalam kepemimpinannya kali ini, Indonesia membawa visi strategis yang berfokus pada penguatan kolaborasi ekonomi konkret di antara negara-negara anggota.

Mengusung tema “Menavigasi Perubahan Global, Memperkuat Kesetaraan, Solidaritas, dan Kerja Sama untuk Kemakmuran Bersama”, Indonesia berkomitmen untuk memperkuat posisi negara-negara Selatan Global (Global South). Sebagai ekonomi terbesar dan jangkar di blok ini, Indonesia diharapkan mampu mendorong D-8 menjadi kekuatan ekonomi yang lebih diperhitungkan di kancah internasional.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan lima pilar prioritas selama masa keketuaannya, di antaranya:

  1. Indonesia akan memaksimalkan implementasi Preferential Trade Agreement (PTA) D-8 untuk meningkatkan volume perdagangan antarnegara anggota. Hingga saat ini, skema ini telah memberikan kontribusi positif bagi ekspor Indonesia.
  2. Pengembangan ekosistem industri halal global menjadi salah satu fokus untuk mengambil potensi pasar yang sangat besar di negara-negara D-8.
  3. Mendorong kerja sama berkelanjutan dalam pemanfaatan sumber daya laut serta percepatan transisi menuju ekonomi rendah karbon.
  4. Memperkuat kapasitas teknologi digital untuk mendukung efisiensi perdagangan dan inovasi industri.
  5. Melakukan langkah-langkah institusional agar D-8 lebih responsif terhadap tantangan global.

Sebagai puncak dari masa kepemimpinan ini, Indonesia dijadwalkan akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12 D-8 pada 15 April 2026 di Jakarta. Pertemuan puncak ini rencananya akan menghasilkan sebuah dokumen strategis bertajuk “Jakarta Declaration”.

Rangkaian acara KTT tersebut juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung, Business and Investment Forum (14 April 2026) dan D-8 Halal Expo (14–16 April 2026).

Menkes Tegas Coret Orang Kaya yang Masih Jadi Peserta PBI BPJS!

Penyerahan jabatan ketua secara resmi dari Mesir kepada Indonesia akan dilakukan dalam KTT tersebut. Melalui kepemimpinan ini, Indonesia berharap tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan acara, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat di negara-negara anggota yang terdiri dari Azerbaijan, Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turkiye.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *