Berita Regional

Jakarta Kembali Padat! Puncak Arus Balik 2026 Tembus 256 Ribu Kendaraan

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho (Dok.Istimewa)

Gardupedia.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaporkan bahwa gelombang arus balik Lebaran 2026 telah mencapai titik tertingginya pada Selasa, 24 Maret 2026 (H+3 Lebaran). Berdasarkan data yang dirilis, sebanyak 256.338 kendaraan terpantau memasuki wilayah Jakarta melalui empat gerbang tol utama dalam kurun waktu 24 jam.

Angka tersebut menunjukkan lonjakan yang sangat signifikan, yakni sebesar 99,02% jika dibandingkan dengan volume lalu lintas pada hari-hari biasa.

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa berdasarkan evaluasi Operasi Ketupat 2026 hingga Rabu (25/3) pagi, total kendaraan yang sudah kembali ke Jakarta mencapai 1.958.838 unit. Jumlah ini mencakup sekitar 58% dari keseluruhan prediksi total kendaraan yang melakukan perjalanan balik, yaitu 3,4 juta unit.

“Terjadi peningkatan arus yang sangat tajam pada H+3 kemarin. Jika kita bandingkan dengan periode yang sama pada Lebaran 2025, arus kendaraan yang masuk ke Jakarta tahun ini naik sebesar 14,87%,” ujar Irjen Agus dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh pengaturan lalu lintas dilakukan dengan memantau data secara langsung (real-time). Meski puncak arus balik tahap pertama sudah terlewati, Irjen Agus mengingatkan bahwa kepadatan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Hal ini dikarenakan masih ada sekitar 42% atau sekitar 1,4 juta kendaraan yang saat ini terpantau masih berada di daerah asal dan belum kembali ke ibu kota.

MPR Putuskan Gelar Ulang Final LCC di Kalbar dengan Juri Independen Baru

Sebaliknya, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta terus mengalami penurunan. Hingga saat ini, tercatat 2,52 juta kendaraan telah keluar dari Jakarta, atau sekitar 72% dari total prediksi 3,5 juta kendaraan yang keluar saat masa mudik.

Guna menjaga kelancaran, Korlantas Polri terus bersiaga mengelola titik-titik rawan kemacetan. Meskipun skema rekayasa seperti one way (satu arah) di jalan tol sempat diberlakukan, pihak kepolisian memastikan bahwa jalur arteri tetap terkendali dan dapat dilalui dengan baik oleh masyarakat.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *