Gardupedia.com – Kondisi industri perunggasan nasional tengah menghadapi tantangan serius seiring dengan anjloknya harga ayam di tingkat peternak. Para pelaku usaha mengaitkan penurunan harga ini dengan belum berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara menyeluruh, yang awalnya diharapkan mampu menyerap stok dan menjaga stabilitas harga pasar.
Harga ayam di tingkat peternak mengalami penurunan tajam di bawah harga acuan pemerintah. Hal ini menyebabkan kerugian operasional bagi para peternak mandiri maupun skala besar.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah sebelumnya diprediksi menjadi stimulus utama bagi permintaan daging ayam nasional. Namun, realisasi di lapangan dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap penyerapan produksi peternak.
Selain faktor program yang belum berjalan maksimal, kondisi surplus produksi yang tidak dibarengi dengan kenaikan daya beli masyarakat memperparah situasi harga di pasar.
Para peternak mengungkapkan bahwa biaya produksi (HPP) saat ini sudah tidak sebanding dengan harga jual. Kenaikan harga pakan dan bibit ayam (day-old chick) yang tetap tinggi berbanding terbalik dengan harga jual ayam hidup yang terus merosot.
“Kami sangat berharap program strategis seperti MBG bisa segera diakselerasi. Tanpa adanya intervensi berupa penyerapan hasil ternak untuk program pemerintah, peternak akan terus terjepit di antara biaya produksi yang tinggi dan harga pasar yang rendah.” Ujar salah seorang peternak.
Untuk mengatasi krisis harga ini, para pemangku kepentingan di sektor perunggasan mendesak pemerintah agar memastikan rantai pasok program Makan Bergizi Gratis melibatkan peternak lokal secara langsung, mengontrol harga bahan baku pakan agar biaya produksi dapat ditekan dan juga melakukan pengaturan ulang terhadap populasi ayam agar terjadi keseimbangan antara suplai dan permintaan di pasar.
Kondisi ini menjadi alarm bagi ketahanan pangan nasional, mengingat sektor perunggasan merupakan salah satu penyumbang protein hewani terbesar bagi masyarakat Indonesia.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment