Gardupedia.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membawa kabar baik mengenai kondisi ketersediaan gas bumi cair atau LPG di Indonesia. Ia menyatakan bahwa periode sulit terkait pasokan energi tersebut kini telah berhasil dilalui.
Bahlil mengungkapkan bahwa per tanggal 4 April 2026, situasi pasokan LPG nasional mulai menunjukkan tren pemulihan yang signifikan. Saat ini, tingkat cadangan LPG nasional dilaporkan telah stabil dan berada di atas kapasitas untuk kebutuhan 10 hari ke depan.
“Terkait LPG, saya sampaikan bahwa masa-masa sulit sudah kita lewati sejak tanggal 4 lalu. Alhamdulillah, saat ini cadangan operasional kita sudah melampaui angka 10 hari,” ujar Bahlil dalam keterangannya kepada media di Jakarta.
Guna memperkuat ketahanan energi tersebut, Bahlil juga menambahkan bahwa pasokan akan semakin bertambah dalam waktu dekat seiring dengan kedatangan kapal pengangkut gas yang dijadwalkan segera bersandar. Langkah ini diharapkan dapat mempertebal stok nasional sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan.
Pemerintah menyadari bahwa kondisi geopolitik dunia yang dinamis memberikan dampak pada sektor energi. Oleh karena itu, berbagai langkah mitigasi terus diperkuat oleh Kementerian ESDM bersama pihak terkait seperti Pertamina. Selain memastikan ketersediaan LPG, pemerintah juga memantau ketat stok Bahan Bakar Minyak (BBM) agar tetap dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
Dengan stabilnya cadangan di atas 10 hari dan manajemen distribusi yang terus diperbaiki, pemerintah optimis bahwa tantangan pemenuhan energi masyarakat dapat teratasi dengan baik di masa mendatang.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment