Berita Regional

JPO Marunda Terbengkalai: Kaca Hancur Ditabrak Truk dan Fasilitas Lift Tak Berfungsi

JPO Marunda di Jakarta Utara yang dibangun dengan dana Rp 15,5 Miliar.(KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU)

Gardupedia.com – Fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Marunda di Jakarta Utara saat ini berada dalam kondisi memprihatinkan. Jembatan yang dibangun dengan anggaran besar ini kerap menjadi korban kecelakaan lalu lintas, terutama akibat hantaman truk kontainer yang melintas di kawasan tersebut.

Berdasarkan laporan terbaru pada April 2024, kaca lobi lift JPO yang terletak di depan SMPN 244 kembali pecah hingga berlubang. Kerusakan ini diduga kuat akibat ekor truk kontainer yang mengenai bangunan lift saat mencoba putar balik terlalu dekat dengan trotoar. Kejadian ini menambah daftar panjang kerusakan serupa yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Saat ini, bagian kaca yang hancur hanya ditutupi spanduk peringatan bahwa fasilitas sedang dalam perbaikan.

Selain kerusakan fisik pada bangunan, dua unit lift yang tersedia di JPO ini sudah tidak dapat dioperasikan sejak bulan Ramadhan lalu. Muhammad Taufat, operator lift di lokasi, menjelaskan bahwa kerusakan disebabkan oleh gangguan pada sistem sensor setelah terkena rembesan air hujan. Meski sempat diperbaiki oleh pihak terkait, lift tersebut kembali mengalami kendala teknis dan kini mati total.

Kondisi lift yang rusak membuat warga, terutama lansia dan penyandang disabilitas, enggan menggunakan JPO karena harus menaiki puluhan anak tangga yang cukup tinggi. Akibatnya, banyak warga dan pelajar yang lebih memilih menyeberang langsung di jalan raya yang berbahaya dengan bantuan juru parkir liar.

Tak hanya itu, JPO Marunda juga didera masalah kebersihan. Meskipun rutin dibersihkan dua kali sehari, debu hitam pekat dari aktivitas kendaraan berat dan gudang pasir di sekitarnya cepat kembali menumpuk. Di beberapa sudut jembatan, fasilitas ini bahkan beralih fungsi menjadi tempat peristirahatan bagi tunawisma.

Putri KW Targetkan Indonesia Sapu Bersih Kemenangan di Fase Grup Uber Cup

Pihak Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyatakan bahwa JPO Marunda saat ini masih dalam tahap proses serah terima kedua (FHO). Oleh karena itu, beban pemeliharaan dan perbaikan masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor atau penyedia jasa konstruksi. Pemerintah memastikan akan segera melakukan perbaikan permanen setelah proses pengadaan material pengganti selesai.

Saat ini, evaluasi tengah dilakukan untuk merumuskan sistem pengamanan yang lebih efektif guna mencegah struktur JPO kembali tertabrak oleh kendaraan besar di masa mendatang.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *