Berita Regional

MPR Putuskan Gelar Ulang Final LCC di Kalbar dengan Juri Independen Baru

Foto: Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 - Provinsi Kalimantan Barat. (YouTube MPRGOID)

Gardupedia.com – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI secara resmi mengumumkan akan menyelenggarakan kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Langkah ini diambil guna merespons polemik di masyarakat terkait penilaian juri pada perlombaan sebelumnya yang dianggap tidak adil.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa dalam pelaksanaan ulang ini, pihaknya akan mengganti seluruh dewan juri dengan figur-figur dari pihak independen. Kebijakan ini diambil untuk menjamin objektivitas dan memastikan bahwa juri yang bertugas tidak memiliki keterlibatan dalam insiden sebelumnya, termasuk meniadakan unsur dari Sekretariat Jenderal MPR dalam komposisi penjurian yang baru.

“Kami memastikan pelaksanaan ulang akan ditangani oleh Sekretariat Jenderal MPR, namun tim penilainya benar-benar independen dan bersih dari keterlibatan proses kemarin,” ujar Ahmad Muzani saat memberikan keterangan pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2024).

Terkait dua oknum juri yang menjadi pusat perhatian netizen, yakni Dyastasita Widya Budi dan Indri Wahyuni, Muzani menyatakan telah memanggil dan memberikan teguran keras secara langsung. MPR secara kelembagaan juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan peserta atas ketidaknyamanan yang terjadi. Menurut Muzani, permintaan maaf yang disampaikan Sekjen MPR beberapa waktu lalu sudah mencakup seluruh pihak yang terlibat, karena kegiatan tersebut merupakan tanggung jawab institusi.

Dalam kesempatan yang sama, Siti Fauziah selaku Sekretaris Jenderal MPR menambahkan bahwa kedua juri tersebut telah dijatuhi sanksi awal berupa penonaktifan dari seluruh rangkaian acara LCC. Saat ini, MPR tengah mengkaji kemungkinan adanya sanksi administratif tambahan berdasarkan regulasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Wamenkum Tegaskan di MK bahwa Kedudukan Polri Berbeda dengan Kementerian

“Proses evaluasi sedang berjalan. Karena kami baru saja berkomunikasi dengan pimpinan MPR hari ini, tindak lanjut mengenai sanksi administratif akan kami sesuaikan dengan aturan BKN yang berlaku,” jelas Siti.

Persoalan ini bermula ketika potongan video final LCC di Kalbar viral di media sosial. Dalam video tersebut, juri dianggap tidak konsisten karena memberikan skor berbeda untuk jawaban yang substansinya sama. Salah satu tim (Regu C dari SMAN 1 Pontianak) sempat melayangkan protes karena merasa dianulir meskipun sudah menjawab dengan benar, namun juri saat itu berdalih masalah artikulasi dan kelengkapan penyebutan istilah. Dengan adanya final ulang ini, diharapkan keadilan bagi seluruh peserta dapat terpenuhi.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *