Gardupedia.com – Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rasa kecewanya di tengah jalannya pemusatan latihan (TC) skuad Garuda di Bali. Kekecewaan juru taktik asal Inggris tersebut dipicu oleh penolakan dari sejumlah klub luar negeri untuk melepas para pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri (abroad / diaspora) guna bergabung dalam agenda latihan nasional.
TC yang digelar di Bali United Training Center ini ditujukan sebagai persiapan menghadapi kompetisi bergengsi ASEAN Championship 2026. Turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Dalam persiapan ini, John Herdman memanggil total 50 pemain untuk masuk ke dalam daftar skuad sementara (wider squad). Proses seleksi ini dibagi menjadi dua gelombang latihan untuk memetakan performa pemain sebelum nantinya dikerucutkan menjadi 23 nama utama yang masuk ke skuad final.
Dari puluhan nama yang dipanggil, terdapat lima pemain yang berbasis di luar negeri, di antaranya Justin Hubner, Mathew Baker, Tim Geypens, Marselino Ferdinan, dan Mitchell Baker. Namun, mayoritas dari mereka terhambat oleh kebijakan klub masing-masing, terlebih karena ASEAN Championship tidak masuk ke dalam kalender resmi FIFA. Alhasil, pihak klub luar negeri memilih menahan pemain mereka karena bertepatan dengan masa pramusim. Sejauh ini, hanya Tim Geypens yang bisa langsung bergabung lantaran statusnya sudah tidak terikat dengan klub lamanya, FC Emmen.
“Sebagian besar klub A-League juga tidak mau melepas pemain,” ungkap John Herdman mengekspresikan kendala yang dihadapinya saat mengumpulkan pilar abroad.

Meski dibuat pusing oleh absennya pemain diaspora, John Herdman sangat mengapresiasi loyalitas dan dukungan penuh yang ditunjukkan oleh klub-klub lokal Liga Indonesia (Super League). Tim-tim besar dalam negeri tidak ragu melepas para pemain andalan mereka demi kepentingan tim nasional.
Dua klub raksasa, Persija Jakarta dan Persib Bandung, menjadi penyumbang pemain terbanyak dengan masing-masing mengirimkan 11 pilar ke TC Bali.
“Saya sangat beruntung berada di negara ini karena klub-klub kami mendukung tim nasional. Persib, Persija, Bali United, dan klub-klub lain telah memberikan banyak pemain. Para presiden klub dan pelatih sangat suportif,” tutur Herdman.
Terlepas dari minimnya pilar diaspora, mantan pelatih timnas Kanada tersebut menegaskan bahwa ajang ini akan menjadi panggung penting untuk menguji dan mematangkan kualitas talenta lokal di level internasional. Skuad Garuda sendiri berada di Grup A bersama Kamboja, Timor Leste, Singapura, dan sang juara bertahan, Vietnam. Herdman menilai Vietnam akan menjadi lawan tertangguh di grup ini karena memiliki persiapan yang jauh lebih matang sejak Juni lalu.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment