Berita NASIONAL

Kejagung Tunjuk Jamwas Jadi Plt Jampidsus Demi Kelancaran Pemeriksaan Febrie Adriansyah

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna (Dok. Istimewa)

Gardupedia.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan alasan di balik penunjukan Rudi Margono, yang saat ini menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas), untuk mengisi posisi Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Langkah ini diambil guna memperlancar proses investigasi internal sekaligus penegakan hukum terhadap Febrie Adriansyah.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyampaikan bahwa pemeriksaan di internal Jamwas nantinya akan berjalan seiring dengan proses hukum yang sedang bergulir. Sebagai catatan, Febrie—yang merupakan mantan Jampidsus kini telah menyandang status tersangka dalam tiga kasus dugaan korupsi.

Menurut Anang, penggabungan tugas sementara ini memang sengaja dirancang demi efektivitas. Dengan menempatkan pejabat Jamwas sebagai Plt Jampidsus, koordinasi dan proses pemeriksaan diharapkan bisa berjalan jauh lebih mudah.

“Ya, nanti beriringan. Kebetulan kan PLH (Plt) dari Pelaksana Tugas Jampidsus juga merangkap Jamwas. Itulah dibentuknya kenapa salah satu pertimbangkan supaya lebih memudahkan,” kata Anang kepada wartawan di Gedung Utama Kejagung, Jakarta Selatan.

Di sisi lain, Anang menepis isu miring yang menyebutkan bahwa Febrie tengah berada di luar negeri untuk menjalankan ibadah umroh. Ia menegaskan bahwa mantan Jampidsus tersebut tetap berada di dalam negeri, bersikap kooperatif, dan posisinya terus dipantau oleh tim penyidik.

Bidik Rp 500 Triliun dari Pertamina, DJP Terapkan Skema Pajak Berbasis Cooperative Compliance

“Yang jelas yang bersangkutan masih ada di Indonesia, tidak ke luar negeri, dan kooperatif, dan dalam pantauan penyidik. Itu saja,” ujarnya.

Meskipun begitu, pemeriksaan langsung oleh pihak Jamwas belum terlaksana karena proses transisi yang masih baru. Kejagung saat ini masih berfokus melakukan penelitian dan pengkajian terhadap berbagai barang bukti, termasuk emas dan aset lainnya, yang sebelumnya telah disita oleh pihak Kepolisian.

“Belum (diperiksa di Jamwas), kan baru kemarin. Kan perlu proses kemarin, ya,” tutur Anang.

“Ya, ini kan kita belum menerima sepenuhnya, baik itu barang bukti, kan kita teliti. Barang buktinya kan cukup banyak tuh kemarin. Dari ini kan ada emas, ada apa, kita teliti dulu. Dari situlah nanti baru kita mempertajam, mendalami, dan memeriksa, mengkaji dulu seperti apa nantinya.”

Untuk mengusut tuntas kasus yang menjerat Febrie secara objektif, Kejagung berencana membentuk tim penyidik khusus. Kehadiran tim ini ditujukan untuk menjamin independensi serta profesionalisme selama proses penyidikan berlangsung. Tim khusus tersebut akan mempelajari secara detail seluruh berkas perkara guna melihat konstruksi perkara pidana yang disangkakan secara utuh.

Komisi III DPR RI Bentuk Panja Kawal Pengalihan Kasus Eks Jampidsus Febrie

“Khusus nih, karena kan nggak bisa dengan penyidik, kita akan membentuk tim khusus penyidiknya, kita akan pelajari, kita akan lihat seperti apa duduk perkaranya seperti apa berdasarkan daripada berita acara pemeriksaan yang sudah ada, juga berdasarkan barang-barang bukti yang ada, dikaitkan dengan dugaan terhadap tindak pidana yang disangkakan. Nah, ini kita pelajari seperti apa,” sambung Anang.

Anang juga menegaskan komitmen Kejagung untuk menjaga transparansi dalam penyelesaian kasus ini dengan melibatkan lembaga eksternal, termasuk KPK dan DPR RI.

“Kami belum bisa memberikan jawaban bagaimana bentuknya seperti apa. Yang jelas dalam hal ini kita tetap berkoordinasi baik dengan penyidik dari Polri yang menangani sebelumnya, dan juga juga untuk menjamin independensi dan juga profesional, kami pastikan kita akan profesional,” tegas Anang.

“Kita akan melibatkan juga nanti koordinasi supervisinya dari KPK. Dan juga kan kemarin juga dari teman-teman Komisi III Anggota Dewan akan ikut mengawasi juga pelaksanaan dari proses penyidikan perkara ini,” pungkasnya.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Dampak Kemarau Meluas, 10 Kecamatan di Kabupaten Bogor Mengalami Krisis Air Bersih

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *