Berita NASIONAL

Soroti Praktik Transaksional, Ijtima Ulama PKB Desak Perubahan Total di PBNU

Wakil Sekretaris Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq saat ditemui di makam Sunan Kalijaga, Demak, Jawa Tengah, Jumat (8/9/2023) malam. (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Gardupedia.com — Forum Ijtima Ulama Indonesia yang diselenggarakan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong agar pelaksanaan Muktamar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jombang, Jawa Timur, dapat berlangsung secara bersih dan terbebas dari praktik politik transaksional.

Wakil Sekretaris Dewan Syura PKB, Maman Imanulhaq, menegaskan pentingnya menjaga marwah serta integritas forum tertinggi NU tersebut dari kepentingan pragmatis.

“Ijtima Ulama meminta agar Muktamar di Jombang besok, itu Muktamar yang betul-betul jauh dari praktik-praktik transaksional, jauh dari praktik-praktik yang hanya memanfaatkan PC-PC NU,” ujar Maman di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Selain menolak praktik transaksional, Maman mendorong agar Muktamar PBNU mendatang diselenggarakan secara lebih terbuka dan profesional dengan merangkul berbagai elemen masyarakat serta membuka ruang bagi generasi muda.

Maman menyampaikan bahwa Muktamar harus menjadi momentum untuk mengembalikan posisi PBNU sebagai penggerak utama masyarakat sipil. “Serta merumuskan kembali bagaimana ke depan peran Nahdlatul Ulama menjadi kembali lokomotif civil society,” kata Maman.

ASEAN Championship 2026: John Herdman Waspadai Potensi Ancaman Vietnam

Ia menjelaskan bahwa seluruh rekomendasi yang lahir dari forum Ijtima Ulama PKB berakar pada kepedulian serta rasa tanggung jawab moral para kiai dan ulama dalam membenahi internal organisasi.

“Jadi, salah satu rekomendasi dari Ijtima Ulama ini adalah soal tanggung jawab para ulama, para kiai untuk membenahi PBNU,” ucapnya.

Maman juga menambahkan bahwa para ulama menginginkan PBNU kembali berfokus pada tiga pilar utama pemberdayaan masyarakat:

  • Memberikan kritik yang konstruktif dan objektif kepada pemerintah.
  • Mendampingi umat dalam penguatan dan pemberdayaan ekonomi.
  • Meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan.

“Mereka tetap menginginkan PBNU sebagai lokomotif civil society dalam memberikan kritik yang konstruktif kepada pemerintah, mendampingi umat untuk melakukan pemberdayaan ekonomi, serta meningkatkan kualitas pendidikan,” tutur Maman.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Syura PKB, Saifullah Ma’shum, mempertegas pesan utama dari rekomendasi Ijtima Ulama tersebut, yaitu perlunya adanya regenerasi kepemimpinan di tubuh PBNU.

179 Hektare Lahan Siap Digunakan untuk Pembangunan 4.159 Hunian Tetap di Aceh Tamiang

“Saya ingin menambahkan soal Muktamar ya. Jadi poinnya bahwa Muktamar nanti harus terjadi perubahan kepemimpinan di PBNU. Itu aja poinnya. Dari seluruh narasi tadi itu, harus ada perubahan pimpinan di dalam tubuh PBNU,” tegas Saifullah.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *