Gardupedia.com — Pemerintah memastikan seluruh gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih akan ditanggung penuh oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Para manajer bakal diikat status Pegawai Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun dengan kisaran penghasilan Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta per bulan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa skema penyaluran hak keuangan tersebut dilakukan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Agrinas Pangan Nusantara.
“APBN dong, tapi dari BUMN ke manajer-manajer itu melalui Agrinas Pangan. Dia pegawai kontrak waktu tertentu selama dua tahun. Pendapatannya Rp 6,8 juta sampai Rp 8,3 juta. Range-nya itu tergantung wilayahnya,” ujar Zulkifli saat memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Zulkifli juga mengonfirmasi bahwa pengalokasian anggaran negara tersebut disalurkan kepada BUMN pengelola melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN).
“(Mekanismenya PMN?) Iya, iya,” kata Zulkifli menegaskan alur pendanaan tersebut.
Lebih lanjut, ia menyebut keberadaan Kopdes Merah Putih dan jajaran pengelolanya memegang peranan vital dalam menjaga stabilitas pangan. Keberadaan koperasi desa dirancang untuk memangkas rantai pasok yang panjang sekaligus mempermudah alur distribusi bahan pangan pokok dari desa ke seluruh wilayah Indonesia.
Sementara itu, terkait kepastian pencairan hak keuangan, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan bahwa pencairan gaji baru berlaku efektif setelah manajer secara resmi mulai bertugas di lokasi penempatan.
“Yang pasti orang akan digaji apabila dia mulai bekerja, gitu. Saya rasa Anda pun juga mendapatkan gaji setelah Anda bekerja. Walaupun Anda melamar, pasti Anda belum mendapatkan gaji. Ini hal yang normal lah,” kata Joao usai menghadiri rapat di Kantor Staf Presiden (KSP), Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026).
Melalui skema kerja sama, dukungan APBN, serta profesionalisme tata kelola ini, pemerintah optimistis operasional Kopdes Merah Putih di tingkat tapak mampu menopang ketahanan dan kemandirian pangan nasional secara berkelanjutan.


Comment