Bupati Alor Masih Dirawat di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta
Bupati Kabupaten Alor, Iskandar Lakamau, SH, M.Si, hingga saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSP ON) Jakarta. Ia telah dirawat selama tiga minggu sejak dini hari tanggal 23 Juli 2025. Sebelumnya, Bupati sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Kupang.
Kondisi kesehatan Bupati Iskandar dikabarkan mulai membaik. Informasi terbaru yang diperoleh menunjukkan bahwa beliau sudah bisa makan, berbicara, dan duduk. Meski belum dapat berjalan, kondisi umumnya semakin stabil. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Alor, Sony Alelang, saat diwawancara pada Senin (11/08/2025).
Alelang menjelaskan bahwa Bupati masih menjalani pengobatan di RSP ON Jakarta. Biaya perawatan menggunakan dana khusus untuk kesehatan kepala daerah. Jika terjadi kekurangan, pihak pemerintah akan berkoordinasi dengan DPRD untuk menambah anggaran.
Selain itu, Alelang menegaskan bahwa semua aktivitas pemerintahan dan pembangunan tetap berjalan lancar. Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, sedang berada di daerah untuk menjalankan berbagai program pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalabahi, dr. Lodowik Alopada atau akrab disapa dr. Anjas, juga mengonfirmasi bahwa kondisi Bupati Iskandar sedang dalam proses pemulihan. Dalam wawancara pekan lalu, dr. Anjas menyebutkan bahwa Bupati kini lebih baik dari sebelumnya.
Sebelum dirujuk ke Jakarta, Bupati Iskandar sempat mengalami gejala tekanan darah tinggi yang dipicu oleh kelelahan berat dan riwayat hipertensi. Pada Selasa dini hari, 23 Juli 2025, ia dilarikan ke IGD RS Siloam Kupang. Tim medis memberikan penanganan intensif selama tujuh jam.
Setelah stabil, Bupati dipindahkan ke ruang perawatan intensif untuk pemantauan lebih lanjut. Dari hari ke hari, kondisinya terus membaik. Pada hari kelima, Bupati sudah bisa membuka mata secara mandiri, mengenali orang di sekitarnya, merespons suara, dan menggenggam tangan dengan kuat. Hal ini menjadi indikator positif bagi pemulihan fungsi saraf dan kesadaran.
Atas pertimbangan tim medis dan keluarga, pemerintah kabupaten menyetujui rencana merujuk Bupati ke rumah sakit rujukan nasional di Jakarta. Tujuan utamanya adalah agar proses pemulihan berlangsung lebih cepat dan optimal, dengan fasilitas neurologi dan kardiovaskular yang lebih lengkap.
Proses Pemulihan yang Berjalan Lancar
Pemulihan Bupati Iskandar tidak hanya berjalan secara medis, tetapi juga didukung oleh lingkungan sekitar. Keluarga dan staf pemerintah terus memberikan dukungan moral dan fisik. Bupati juga aktif dalam berkomunikasi dengan orang-orang terdekatnya, meskipun masih dalam masa pemulihan.
Selain itu, masyarakat Alor juga memberikan dukungan melalui doa dan harapan agar Bupati segera pulih. Banyak pihak mengapresiasi langkah pemerintah dalam memastikan kesehatan Bupati dengan fasilitas terbaik.
Proses pemulihan ini juga menjadi perhatian khusus dari para tenaga medis. Dr. Anjas menjelaskan bahwa setiap perkembangan kondisi Bupati dicatat dan dievaluasi secara berkala. Tidak ada risiko signifikan dalam proses pemulihan saat ini.
Dengan kondisi yang terus membaik, Bupati Iskandar diharapkan segera kembali menjalankan tugasnya sebagai pemimpin daerah. Sampai saat ini, pemerintahan dan layanan publik tetap berjalan tanpa gangguan besar, berkat kerja sama yang baik antara Wakil Bupati dan jajaran pemerintah daerah.


Comment