Bupati Klaten Berdialog Langsung dengan Warga Desa Kwaren
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dan Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto hadir dalam acara Sambung Rasa di Desa Kwaren, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Selasa (12/8/2025). Acara ini bertujuan sebagai wadah untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan yang mereka alami.
Salah satu isu utama yang disampaikan oleh Kepala Desa Kwaren, Suratman, adalah mengenai kondisi jembatan yang sempit di jalan poros desa. Jembatan tersebut menghubungkan tiga desa, yaitu Desa Pepe, Desa Manjungan, dan Desa Tempur Sari. Saat ini, kendaraan roda empat sering terjebak dalam antrian saat berpapasan karena lebar jembatan yang tidak memadai. Suratman meminta agar jembatan diperluas agar lalu lintas dapat lebih lancar.
Selain itu, ia juga mengusulkan perbaikan gedung SD dan akses jalan pertanian di wilayah Desa Kwaren. Usulan ini menunjukkan kebutuhan infrastruktur yang mendesak untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pertanian di desa tersebut.
Keluhan Warga Terkait Jalan dan Infrastruktur
Beberapa warga lainnya turut menyampaikan keluhan mereka. Salah satunya adalah anggota BPD Desa Kwaren, Bambang Setiawan. Ia mengeluhkan kondisi Jalan Ki Ageng Gribig yang sering tergenang air dari jalan tol saat musim hujan. Banjir yang terjadi membuat warga merasa terganggu dan bahkan mengancam kehidupan sehari-hari.
Bambang mengatakan bahwa pihaknya pernah mengajukan proposal ke Pemprov Jawa Tengah, tetapi sampai saat ini belum ada realisasi. Selain itu, rencana pelebaran jalan oleh pihak tol juga belum direalisasi. Ia berharap Pemkab Klaten bisa membantu memfasilitasi pengajuan tersebut agar lebih cepat ditindaklanjuti.
Selain masalah banjir, Bambang juga menyampaikan keluhan tentang penataan kabel fiber optik dan wifi di desa. Saat ini, kabel-kabel yang terpasang tampak tidak rapi dan memengaruhi estetika lingkungan. Ia juga mengeluhkan serangan hama tikus yang menyerang lahan pertanian warga.
Respons Bupati dan Perencanaan Tindak Lanjut
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, langsung merespons keluhan warga. Ia menyatakan akan segera menindaklanjuti usulan tersebut bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Klaten. Untuk masalah Jalan Ki Ageng Gribig, Bupati akan berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah agar masalah banjir dapat segera diatasi.
Mengenai serangan hama tikus, Hamenang menyampaikan bahwa dinas terkait akan menyesuaikan langkah-langkah yang diambil. Beberapa strategi yang akan diterapkan antara lain pola tanam serempak atau jeda tanam padi dengan palawija untuk memutus rantai serangan tikus. Selain itu, gerakan gropyokan tikus tetap dilakukan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait bantuan rumah burung hantu serta pelatihan mengolah sawah agar bebas dari hama tikus.
Upaya Peningkatan Infrastruktur Jalan
Kepala DPUPR Klaten, Suryanto, menyampaikan bahwa aspirasi warga Desa Kwaren akan disampaikan ke Pemprov Jawa Tengah. Menurutnya, pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan bahwa jalan kabupaten Klaten dari ruas Sangkal Putung hingga Boyolali tahun ini akan ada peningkatan. Namun, informasi spesifik mengenai gambar dan detail konstruksi masih belum diterima. Pihaknya berjanji akan menyampaikan informasi tersebut kepada PPK jalan provinsi.
Suryanto juga menegaskan bahwa masalah banjir luapan air dari jalan raya yang dialami warga disebabkan oleh kurangnya saluran drainase. Pihaknya akan berupaya memastikan keluhan warga dikomunikasikan ke Pemprov Jawa Tengah untuk segera diatasi.


Comment