Gardupedia.com – Masalah kabel udara yang menjuntai tidak beraturan di Kota Malang segera menemui titik terang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang secara resmi mendorong penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai sistem ducting atau penanaman kabel bawah tanah yang dijadwalkan masuk tahap pembahasan pada tahun 2026.
Kondisi infrastruktur kabel saat ini dinilai sudah pada tahap mengkhawatirkan. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, menyoroti ketidakefisienan pemasangan kabel di mana setiap provider memiliki tiang masing-masing. Fenomena “hutan tiang” ini tidak hanya merusak pemandangan kota, tetapi juga memicu keresahan warga terkait risiko keselamatan pengguna jalan.
“Hampir semua provider memiliki tiang sendiri. Selain tidak efisien, hal ini membuat wajah kota terlihat sangat berantakan,” ujar Dito pada Minggu (4/1/2026).
Melalui Perda ducting ini, Pemkot Malang berencana menyediakan infrastruktur terpadu yang dapat digunakan secara kolektif oleh seluruh penyedia layanan telekomunikasi. Provider tidak perlu lagi memasang tiang mandiri; mereka cukup menyewa sistem yang disediakan pemerintah. Biaya sewa dari para provider tersebut diproyeksikan menjadi sumber baru bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang.
Menyadari bahwa penataan ini memerlukan investasi dan perencanaan besar, DPRD menekankan bahwa prosesnya akan dilakukan secara bertahap. Saat ini, fokus utama adalah penyusunan Naskah Akademik sebagai landasan hukum dan teknis.
Pemerintah Kota Malang juga berencana melakukan studi banding ke kota-kota yang telah sukses mengelola kabel udara, seperti Bandung dan Solo. Di kota-kota tersebut, integrasi kabel pada satu tiang milik pemerintah atau penanaman kabel di bawah tanah telah terbukti efektif mempercantik ruang publik.
Langkah ini diambil untuk mendukung transformasi Malang menuju Smart City yang lebih rapi dan aman bagi pejalan kaki maupun pengendara. Selain meningkatkan keindahan kota, sistem kabel bawah tanah dinilai lebih minim risiko gangguan akibat cuaca ekstrem atau dahan pohon yang tumbang.
Saat ini, DPRD bersama pihak terkait terus melakukan kajian teknis agar implementasi penanaman kabel ini dapat berjalan efektif tanpa membebani anggaran daerah secara berlebihan.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment