Berita Regional

Bapenda Jatim Soal Keterlibatan TNI-Polri Tagih Pajak: Kita Sangat Dibantu

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Jatim, Bimasakti, Jumat (31/7/2026)(KOMPAS.com/IZZATUN NAJIBAH )

SURABAYA — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur menyambut positif keterlibatan personel TNI dan Polri dalam kegiatan penertiban serta penagihan tunggakan pajak kendaraan bermotor di Jawa Timur. Langkah kolaboratif ini dinilai efektif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus menjaga ketertiban selama operasional di lapangan.

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Jatim, Bimasakti, menegaskan bahwa penagihan pajak yang melibatkan unsur aparat penegak hukum dan pertahanan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama Tim Pembina Samsat Jawa Timur.

“Penagihan dan penertiban pajak ini adalah bagian dari operasi bersama Tim Pembina Samsat. Dalam pelaksanaan di lapangan, kita sangat dibantu oleh kehadiran rekan-rekan dari TNI dan Polri,” kata Bimasakti saat ditemui di Surabaya.

Bimasakti menjelaskan, kehadiran personel TNI dan Polri difokuskan pada aspek pendampingan operasional serta pengamanan petugas Bapenda yang menjalankan tugas pemeriksaan maupun penagihan tunggakan.

“Peran TNI dan Polri sifatnya adalah pendampingan serta pengamanan. Kehadiran mereka memberikan rasa aman bagi petugas kami saat menjalankan tugas penelusuran tunggakan di lapangan, sekaligus memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif,” ujar Bimasakti.

107 Atlet Bertarung di Kejurnas Track Cycling, ICF Mulai Jaring Skuad SEA Games 2027

Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan petugas gabungan tetap mengedepankan sikap persuasif dan edukatif kepada pemilik kendaraan yang menunggak pajak.

“Tujuan utama kami bukan semata-mata menindak, melainkan mengedukasi dan mengingatkan masyarakat akan kewajibannya. Kehadiran aparat juga memperkuat kepatuhan aturan hukum di masyarakat,” tutur Bimasakti.

Lebih lanjut, Bimasakti menyampaikan bahwa penerimaan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) masih menjadi salah satu tulang punggung utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur yang dialokasikan kembali untuk pembangunan infrastruktur serta pelayanan publik.

“Kami berharap sinergi lintas instansi ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk mematuhi kewajiban perpajakannya tepat waktu. Hasil dari penyerapan pajak ini nantinya juga kembali untuk pembangunan masyarakat Jawa Timur,” ungkapnya.

Bimasakti juga mengimbau masyarakat yang masih memiliki tunggakan pajak agar segera melakukan pelunasan melalui berbagai kanal layanan yang telah disediakan Bapenda Jatim.

Cegah Jeratan OTT KPK, PAN Dorong Penguatan Pelatihan dan Pembekalan Calon Kepala Daerah

“Bapenda Jawa Timur telah menyediakan berbagai kemudahan layanan, mulai dari Samsat Keliling, Samsat Door to Door, hingga opsi pembayaran secara online melalui aplikasi digital. Kami mengajak seluruh pemilik kendaraan untuk memanfaatkan fasilitas ini demi kenyamanan bersama,” pungkas Bimasakti.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *