Pengertian Bloter dalam Dunia Perdagangan Saham
Bloter adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia perdagangan saham. Secara umum, bloter merujuk pada jurnal atau catatan harian yang mencakup setiap transaksi yang dilakukan oleh seorang dealer. Dalam arti lain, bloter merupakan catatan detail tentang transaksi perdagangan saham dalam satu hari, termasuk seluruh catatan penjualan maupun pembelian saham.
Dealer sendiri adalah individu atau perusahaan yang membeli barang dari produsen atau distributor dan kemudian menjualnya kembali secara grosir maupun eceran. Dealer bertindak sebagai perantara antara produsen dengan konsumen atau antara distributor dengan konsumen. Posisinya berada di tengah-tengah kedua pihak tersebut.
Di era modern ini, bloter tidak lagi ditulis dalam bentuk buku catatan manual. Sebaliknya, bloter kini menggunakan teknologi untuk menginput data transaksi melalui software khusus. Hal ini membuat proses pencatatan lebih efektif dan akurat karena dijalankan oleh komputer. Kesalahan penghitungan dapat diminimalkan melalui aplikasi bloter.
Aplikasi Bloter dalam Perdagangan Saham
Pialang saham adalah perantara bagi investor yang ingin membeli saham perusahaan publik. Biasanya, pialang saham menyediakan aplikasi bloter untuk nasabahnya. Aplikasi ini dipasang di handphone atau laptop dan bertujuan untuk memantau naik turunnya perdagangan saham atau komoditi yang dimiliki perusahaan.
Dalam aplikasi bloter terdapat informasi seperti waktu perdagangan, jumlah dan harga jual, jumlah dan harga beli, pasar Electronik Communication Network (ECN) tempat perdagangan saham terjadi, serta jenis aktivitas seperti pembelian, penjualan, atau pesanan singkat. Investor juga dapat memantau grafik perdagangan saham dalam bursa. Misalnya, jika saham A mengalami kenaikan 11% sementara saham B mengalami penurunan 5%, investor akan lebih mudah menentukan keputusan untuk menjual atau membeli saham tersebut.
Kegunaan Aplikasi Bloter
Aplikasi bloter memiliki berbagai manfaat bagi pelaku perdagangan saham. Berikut beberapa manfaatnya:
Manfaat bagi Trader
Trader adalah orang yang membeli atau menjual instrumen investasi. Mereka biasanya melakukan trading di berbagai instrumen investasi. Perbedaan utama antara trader dan investor adalah waktu penyimpanan instrumen investasi. Trader tidak menyimpan instrumen dalam jangka panjang dan lebih fokus pada keuntungan harian, sedangkan investor menyimpan instrumen dalam jangka panjang dan mengincar keuntungan di masa depan.
Trader menggunakan bloter sebagai jurnal atau catatan perdagangan yang membantu mereka meningkatkan kemampuan, teknik, dan strategi dalam perdagangan saham. Di akhir hari, trader akan melihat bloter sebagai ulasan grafik saham mereka dalam satu hari, yang digunakan sebagai evaluasi per hari agar bisa mendapatkan laba atau keuntungan yang lebih baik ke depannya.
Manfaat bagi Regulator Pasar Saham
Regulator pasar saham, seperti Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC), dapat mendeteksi perdagangan ilegal hanya melalui aplikasi bloter. SEC melakukan penyortiran berbagai cara untuk melihat apakah ada keganjilan dalam perdagangan saham.
Manfaat bagi Investor
Investor juga mendapatkan manfaat dari aplikasi bloter. Mereka dapat memantau pergerakan saham suatu perusahaan dan memutuskan apakah akan menjual atau membeli saham tersebut.
Dasar-Dasar dari Deal Bloter
Deal bloter adalah catatan dari seluruh transaksi yang dieksekusi oleh trader pada hari tertentu. Biasanya, deal bloter ini berisi informasi dasar yang berhubungan dengan transaksi dan berfungsi sebagai jejak audit transaksi. Informasi dalam deal bloter meliputi waktu, keamanan, harga, jumlah, tanggal perdagangan, dan tanggal penyelesaian.
Jika sebuah perdagangan saham diisi sebagai hasil dari sebuah pesanan, maka bloter tersebut bisa saja termasuk dari jenis pesanan seperti market, limit, atau take-profit. Pesanan pasar mengisi pesanan pada harga berikutnya yang tersedia di pasar, sedangkan pesanan limit ditetapkan pada level yang sudah ditentukan dan hanya diisi apabila sekuritas diperdagangkan pada level yang ditentukan dalam pesanan.


Comment