Gardupedia.com – Kawasan depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, menjadi titik temu dua aksi demonstrasi pada Rabu (20/5/2026) siang. Ratusan tenaga pendidik dari madrasah swasta bersama kelompok pengemudi ojek online (ojol) berkumpul untuk menyuarakan aspirasi mereka di depan gerbang utama gedung parlemen tersebut.
Berdasarkan pantauan hingga pukul 15.05 WIB, massa dari kedua elemen ini terlihat memenuhi sebagian ruas Jalan Gatot Subroto. Meskipun kerumunan massa meluber hingga memakan separuh badan jalan yang mengarah ke arah Slipi, Jakarta Barat, pihak kepolisian memutuskan untuk tidak melakukan penutupan jalan total.
Sejumlah personel kepolisian bersiaga di tepi jalan guna mengatur arus kendaraan agar tetap mengalir. Kendaraan pribadi maupun transportasi umum masih dapat melintas, meskipun kendaraan besar seperti bus Transjakarta, bus antarkota, dan truk terlihat harus mengurangi kecepatan secara signifikan saat melewati kerumunan guna menjaga keamanan.
Aksi unjuk rasa ini dilakukan secara bergantian. Massa guru madrasah swasta telah tiba lebih awal, yakni sekitar pukul 13.00 WIB, dengan tuntutan utama mengenai peningkatan kesejahteraan dan kesetaraan status agar tidak dibedakan dengan guru di madrasah negeri. Mereka juga mendesak adanya revisi pada UU ASN agar guru swasta memiliki peluang yang lebih adil untuk menjadi ASN atau PPPK.
Sementara itu, kelompok driver ojol mulai memadati lokasi sekitar pukul 14.07 WIB. Ada lima poin utama yang mereka perjuangkan, di antaranya:
- Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pengemudi Online.
- Kejelasan status hukum profesi driver dalam hierarki ketenagakerjaan.
- Penolakan terhadap potongan tarif aplikator yang dianggap terlalu tinggi dan memberatkan.
- Tuntutan transparansi dalam sistem sanksi (suspend atau putus mitra).
- Kewajiban aplikator untuk menjamin perlindungan sosial seperti BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
Hingga sore hari, upaya mediasi telah dilakukan. Sekitar pukul 14.30 WIB, delapan orang perwakilan dari organisasi guru madrasah dilaporkan telah diterima masuk ke dalam gedung DPR untuk beraudiensi dengan Komisi VIII. Hingga laporan ini diturunkan, pertemuan antara perwakilan guru dan anggota dewan tersebut masih berlangsung guna mencari solusi atas tuntutan yang disampaikan.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment