Karya Modifikasi Indonesia Tampil di Ajang Internasional
Dunia modifikasi roda dua kembali dibuat takjub oleh karya anak bangsa. Skutik premium Honda Stylo 160, yang telah dimodifikasi oleh modifikator muda Vulla Hendrata, resmi terpilih mewakili Indonesia di ajang modifikasi paling prestisius sejagat, Mooneyes Yokohama Hot Rod Custom Show 2025, yang akan digelar pada 7 Desember 2025 di Jepang.
Konsep Neo Boardtracker yang Menarik Perhatian
Mengusung konsep Neo Boardtracker, motor modifikasi ini merupakan bagian dari program Honda Dream Ride Project (HDRP) 2025, yang digagas oleh PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai bentuk dukungan terhadap dunia modifikasi Tanah Air. Dengan sentuhan futuristik namun tetap mempertahankan karakter klasik-retro yang ekspresif, karya ini sukses mencuri perhatian juri-juri internasional langsung dari Jepang.
Seleksi Ketat dalam Ajang Kustomfest 2025
Seleksi ketat dilakukan dalam ajang Kustomfest 2025 di Yogyakarta, 4–5 Oktober lalu. Tiga juri kelas dunia yang hadir langsung dari Jepang memberikan pujian tinggi pada detail dan presisi modifikasi yang dilakukan oleh Vulla Hendrata. Bahkan Yano Sunny, perwakilan resmi Mooneyes, menyatakan kekagumannya terhadap level kreativitas dan eksekusi para modifikator muda Indonesia.
“Motor pemenang ini tampil sangat berbeda dan eksekusinya sangat presisi. Kami senang bisa menghadirkan karyanya di Mooneyes Jepang,” ujar Yano.
Arjuno: Modifikasi Stylo 160 dengan Jiwa Karya Seni
Motor modifikasi yang diberi nama “Arjuno” ini bukan sekadar modifikasi gaya-gayaan. Dalam proses pengerjaannya yang berlangsung selama empat bulan penuh, Vulla merombak berbagai elemen penting dari motor, seperti:
- Headlamp & stoplamp custom handmade
- Penyesuaian rangka dan ergonomi riding
- Penggunaan part eksklusif dengan sentuhan neo klasik
Tak hanya memperhatikan estetika, kenyamanan dan keamanan berkendara pun menjadi prioritas dalam setiap proses kreatifnya.
“Saya ingin karya ini tidak hanya tampil beda, tapi juga tetap layak dikendarai. Ini bukan sekadar show bike, ini adalah representasi kemampuan modifikator Indonesia,” ungkap Vulla.
Mentor Kelas Dunia, Pembinaan Tanpa Kompromi
Salah satu kekuatan HDRP 2025 terletak pada pendampingan intensif dari para maestro modifikasi, seperti:
- Lulut Wahyudi Retro Classic Cycles
- Ajus Mulyawarman AMS Garage
- Kengo Kimura Heiwa MC (Jepang)
- Yayack Lekha Queenlekha Choppers
Para mentor ini membimbing dari tahap perencanaan konsep, pemilihan material, teknik pengerjaan, hingga pengujian kelayakan, menjadikan setiap karya HDRP punya karakter kuat namun tetap berstandar tinggi.
Dua Karya Lain Pun Menginspirasi
Dua finalis HDRP lainnya juga menampilkan karya memukau:
- Yusa Firdaus (902 Garage, Bekasi) mengusung konsep Low Rider, dengan tampilan macho berkat ubahan suspensi dan ban.
- Lutvia Fasichin (TCM) menampilkan pendekatan Streamliner, menonjolkan sisi aerodinamis dan eksklusivitas lewat berbagai part handmade.
Mereka menunjukkan bahwa Honda Stylo 160 bukan hanya motor fashionista, tapi juga basis modifikasi yang sangat fleksibel dan visioner.
AHM: Mendorong Modifikasi Indonesia Tampil Mendunia
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menegaskan bahwa HDRP bukan sekadar ajang unjuk gigi, tetapi platform strategis untuk membina modifikator Tanah Air ke level internasional.
“Apresiasi dari Mooneyes adalah validasi bahwa potensi modifikasi Indonesia sangat besar. HDRP adalah panggung untuk mewujudkan kreativitas itu menjadi prestasi global,” tegas Andy.
Menuju Mooneyes Yokohama 2025: Saatnya Indonesia Unjuk Gigi
Keikutsertaan Vulla Hendrata dan Honda Stylo 160 di Mooneyes 2025 bukan hanya pencapaian personal, tapi juga kemenangan komunitas modifikasi nasional. Ini adalah bukti bahwa dengan dedikasi, pendampingan yang tepat, dan semangat inovatif, modifikator Indonesia bisa sejajar dengan nama-nama besar dunia.
Kini, semua mata akan tertuju pada “Arjuno” saat panggung Mooneyes dibuka Desember nanti. Dan Indonesia… siap mengguncang Jepang!


Comment