Berita Internasional

Kerbau Albino di Bangladesh Menjadi Viral Karena Mirip Donald Trump, Siap Dikurbankan

Seekor kerbau albino yang dijuluki Donald Trump untuk dijual menjelang Idul Adha di sebuah peternakan di Narayanganj, Bangladesh.(AFP/SALAHUDDIN AHMED)

Gardupedia.com – Menjelang perayaan Idul Adha 2026, sebuah peternakan di Narayanganj, dekat kota Dhaka, Bangladesh, mendadak ramai dikunjungi orang. Daya tarik utamanya bukanlah sapi biasa, melainkan seekor kerbau albino langka yang diberi nama unik: Donald Trump.

Kerbau jantan berusia empat tahun tersebut memiliki berat sekitar 700 kilogram. Alasan pemberian namanya cukup sederhana; rambut panjang berwarna pirang di bagian kepalanya dianggap menyerupai gaya rambut ikonik mantan Presiden Amerika Serikat tersebut. Sang pemilik, Zia Uddin Mridha, menjelaskan bahwa nama tersebut dicetuskan oleh saudara laki-lakinya karena kemiripan visual yang mencolok.

“Adik saya yang mengusulkan nama ini karena melihat bulu kerbaunya yang sangat luar biasa dan tidak umum,” ujar Mridha saat diwawancarai di peternakannya.

Berkat penampilannya yang tidak biasa dengan kulit cenderung merah muda dan rambut keemasan “Donald Trump” menjadi sensasi di media sosial. Banyak warga yang rela menempuh perjalanan jauh, bahkan ada yang menggunakan perahu selama satu jam, hanya demi melihat langsung dan berfoto bersama hewan unik ini.

Meski popularitas ini menguntungkan dari sisi publikasi, Mridha mengaku kerbaunya sempat mengalami penurunan berat badan. Hal ini diduga karena hewan tersebut merasa stres akibat terlalu banyaknya pengunjung yang datang setiap harinya untuk mengintip ke dalam kandang.

Harga Minyak Goreng dan Plastik Melambung, Omzet Pedagang Bekasi Turun Drastis

Pihak otoritas peternakan setempat menyatakan bahwa kerbau albino merupakan kondisi yang sangat jarang ditemukan, yang disebabkan oleh kurangnya produksi melanin pada tubuh hewan tersebut.

Meski memiliki ikatan emosional yang kuat dengan peliharaannya, Zia Uddin Mridha menegaskan bahwa ia siap menyembelih “Donald Trump” sebagai hewan kurban pada Idul Adha tahun ini. Baginya, meskipun ia akan sangat merindukan hewan tersebut, esensi utama dari hari raya kurban adalah kerelaan untuk memberikan sesuatu yang berharga sebagai bentuk ibadah.

Strategi memberikan nama-nama tokoh terkenal atau selebritas pada hewan ternak memang kerap menjadi tren pemasaran di pasar hewan Bangladesh setiap tahunnya guna menarik pembeli kelas premium.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Gangguan Transmisi Picu Mati Lampu Total di Sebagian Sumatera, PLN Minta Maaf

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *