Berita pendidikan sosial

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Perempuan: Menteri PPPA Ajak Semua Pihak Ciptakan Ruang Aman

Kemenko PMK bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menggelar kampanye bertajuk "Dare to Speak", pada Minggu (8/12/2024).

Gardupedia.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, bersama dengan Komisi Nasional (Komnas) Perempuan dan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, secara resmi meluncurkan kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 HAKTP) di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Acara ini diselenggarakan pada hari Kamis, dengan mengusung tema nasional “Kita Punya Andil, Kembalikan Ruang Aman”.

Dalam sambutannya, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menekankan bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah gerakan kolektif dan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga tertentu.

Penegasan ini muncul sebagai respons atas data peningkatan kasus kekerasan. Komnas Perempuan mencatat bahwa pada tahun 2024, terdapat 330.097 kasus kekerasan terhadap perempuan. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 14,17% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Akhir-akhir ini, kekerasan terhadap perempuan dan anak angkanya cukup tinggi dan ini harus diselesaikan bersama-sama dari kolaborasi dan sinergi,” ujar Menteri Arifatul.

Senada dengan Menteri PPPA, Ketua Komnas Perempuan, Maria Ulfah, turut menegaskan pentingnya peran setiap individu dalam menjamin keamanan perempuan. Menurutnya, menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan bukanlah semata-mata kewajiban negara atau institusi tertentu, melainkan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

MK Tolak Gugatan Terkait Kewajiban Gelar S2 bagi Calon Anggota DPR

Kampanye yang diinisiasi oleh Kementerian PPPA, Komnas Perempuan, dan Dinas PPAPP DKI Jakarta ini tidak hanya berfokus pada penyampaian pesan, tetapi juga diisi dengan beragam kegiatan simbolis dan budaya yang bertujuan menggalang kesadaran dan partisipasi publik:

Dilakukan penanaman 10.000 bibit mangrove sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat ekosistem yang berkelanjutan. Sebanyak 1.000 benih ikan dilepaskan ke laut. Pengibaran bendera Merah Putih berukuran besar ($10 \times 20$ meter) di area laut. Acara dimeriahkan dengan penampilan Tarian Anugerah Biru yang bertema bahari, atraksi marching band dari SMKN 61 Jakarta, serta dihadiri oleh ratusan ibu rumah tangga dari wilayah setempat.

Melalui rangkaian kegiatan ini, kampanye 16 HAKTP berupaya menyinergikan upaya anti kekerasan dengan pelestarian lingkungan dan keterlibatan komunitas lokal, memperkuat pesan bahwa upaya mewujudkan ruang aman harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Editor : Robbi Firmansyah (Tim Redaksi Gardupedia.com)

Persib Bandung Berjanji Lakukan Evaluasi Total Usai Dijatuhi Sanksi Berat oleh AFC

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *