Berita Business Ekonomi

Menko Airlangga Sebut Ketegangan AS-Venezuela Belum Berdampak pada Harga Minyak

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Gardupedia.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan keterangan terkait situasi politik yang memanas antara Amerika Serikat dan Venezuela. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, eskalasi tersebut belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap harga minyak yang diimpor oleh Indonesia.

Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (5/1), Airlangga menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan pengawasan ketat terhadap dinamika di kedua negara tersebut. Mengingat posisi Venezuela sebagai salah satu produsen minyak dunia, ketidakstabilan di sana diprediksi dapat memengaruhi fluktuasi harga energi secara global.

“Kami terus memantau pergerakan harga minyak. Dalam satu atau dua hari terakhir, belum terlihat adanya gejolak harga yang ekstrem atau perubahan yang besar,” ujar Airlangga sebelum menemui Presiden Prabowo Subianto.

Saat ini, harga minyak dunia terpantau masih berada di level yang cukup rendah, yakni pada kisaran 63 dolar AS per barel. Meski demikian, ada kekhawatiran bahwa konflik yang melibatkan militer AS di Venezuela dapat memicu lonjakan harga di masa depan. Menanggapi hal itu, Airlangga memastikan pemerintah akan terus berkoordinasi dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi jika sewaktu-waktu terjadi perubahan harga yang drastis.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa aktivitas ekspor minyak Venezuela mulai mengalami kelumpuhan. Berdasarkan laporan Reuters, banyak kapal tanker yang tidak bisa berlayar karena belum mendapatkan izin keberangkatan dari otoritas pelabuhan akibat adanya operasi militer dan blokade dari pihak Amerika Serikat. Beberapa kapal pengangkut minyak mentah yang sedianya menuju Asia dan AS pun tertahan di perairan Venezuela.

Polemik Penutupan Jalan dalam Rencana Integrasi Gedung Sate dan Gasibu

Di sisi lain, PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) memastikan bahwa aset minyak milik Indonesia di Venezuela tetap dalam kondisi aman. Pihak PIEP menyatakan terus menjalin komunikasi intensif dengan KBRI di Caracas untuk memantau situasi dan memastikan operasional aset mereka tidak terganggu oleh konflik tersebut.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *