Gardupedia.com – Sebuah studi terbaru yang dirilis oleh Katadata Insight Center mengungkapkan adanya pergeseran tren pendanaan di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Saat ini, para pengusaha kecil cenderung lebih memilih untuk mengambil pinjaman melalui platform pinjaman daring (pinjol) atau fintech lending dibandingkan mengajukan kredit ke perbankan konvensional.
Senior Analyst Katadata Insight Center, Hanif Gusman, menjelaskan bahwa alasan utama di balik fenomena ini adalah faktor kecepatan. Bagi pelaku UMKM, proses pencairan dana yang instan di platform digital jauh lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan operasional mereka yang mendesak, dibandingkan dengan prosedur perbankan yang seringkali memakan waktu lebih lama.
Meskipun peminatnya tinggi, Hanif mencatat bahwa industri pinjaman online masih menghadapi tantangan besar berupa citra buruk di masyarakat. Adanya stigma bahwa pinjol hanya sekadar “mengajak orang berutang” menjadi penghambat optimalisasi potensi industri ini.
Padahal, menurut Hanif, pinjol dapat menjadi solusi alternatif yang sangat bermanfaat, terutama bagi kelompok UMKM yang selama ini kesulitan mendapatkan akses pendanaan ( unbanked atau underbanked ) dari sektor perbankan formal.
Riset ini menegaskan bahwa kemudahan akses digital telah mengubah peta persaingan penyedia modal. Meski masih dibayangi pandangan negatif, pinjol kini menjadi instrumen penting bagi keberlangsungan arus kas UMKM yang membutuhkan dana cepat tanpa birokrasi yang rumit.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment