Berita Hukum

Penyelidikan Asal-usul Kayu Gelondongan Pasca Banjir di Sumatera oleh Penegak Hukum

Foto: Banjir bandang yang terjadi di wilayah Padang, Sumatera Barat, menghanyutkan kayu gelondongan, Sabtu (29/11/2025). (REUTERS/Willy Kurniawan)

Gardupedia.com – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dan Kementerian Kehutanan tengah bekerja sama untuk menyelidiki asal-usul kayu gelondongan yang terbawa arus banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Temuan kayu dalam jumlah besar ini memunculkan dugaan kuat adanya praktik penebangan liar yang berpotensi menjadi pemicu bencana hidrologis tersebut.

Penyelidikan awal dimulai di Sibolga, Sumatera Utara, khususnya di sekitar Sungai Batang Toru yang menjadi titik awal terjadinya banjir bandang. Sejumlah personel telah dikerahkan untuk menyusuri dua daerah aliran sungai, yaitu Garoga dan Angoli, untuk mengumpulkan bukti dan informasi.

Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menduga bahwa temuan kayu ini berkaitan dengan pelanggaran hukum. Beberapa kayu terlihat terpotong rapi, mengindikasikan penggunaan alat pemotong kayu seperti gergaji mesin (sensor). Penyelidikan ini melibatkan Kementerian Kehutanan yang bertanggung jawab dalam analisis sampel kayu.

    Untuk mengidentifikasi secara pasti apakah kayu-kayu tersebut berasal dari aktivitas ilegal, tim penyelidik mengambil sampel kayu yang kemudian akan dianalisis menggunakan teknologi canggih bernama Alat Identifikasi Kayu Otomatis (AIKO).

    Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjelaskan bahwa AIKO akan digunakan untuk mengetahui anatomi dan mengecek cacat pada kayu. Hasil analisis ini penting untuk memastikan apakah kayu tersebut hasil penebangan atau bukan. Pemeriksaan juga bertujuan untuk menelusuri apakah kayu berasal dari kawasan hutan yang terindikasi menjadi lokasi illegal logging, pembukaan lahan, atau kegiatan industri tertentu. Teknologi AIKO, yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2018, mampu melakukan identifikasi kayu hanya dalam hitungan detik dengan tingkat akurasi diklaim mencapai 97 persen.

    Kerbau Albino di Bangladesh Menjadi Viral Karena Mirip Donald Trump, Siap Dikurbankan

    Saat ini, temuan tersebut masih bersifat indikasi dan belum final. Pihak berwenang akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah data konkret dari hasil pemeriksaan sampel kayu dengan AIKO telah didapatkan.

    Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

    Editor : Robbi Firmansyah (Tim Redaksi Gardupedia.com)

    Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *