Penetapan Halim Kalla sebagai Tersangka Korupsi Proyek PLTU Kalbar
Halim Kalla, adik kandung mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, kini menjadi sorotan setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 Kalimantan Barat (Kalbar). Proyek strategis ini, yang dikerjakan oleh keluarga besar Grup Kalla, telah menyebabkan kerugian negara sebesar Rp1,3 triliun. Sayangnya, proyek tersebut tidak pernah selesai dan bahkan mangkrak sejak 2016.
Dampak dari praktik yang dilakukan dalam proyek ini adalah pelaksanaannya tidak berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga akhirnya gagal beroperasi sebagaimana mestinya. Kasus ini menarik perhatian publik karena posisi Halim Kalla sebagai pengusaha sukses dan tokoh penting dalam jaringan bisnis Grup Kalla. Ia juga pernah menjabat beberapa posisi strategis, termasuk di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia serta sempat menjadi anggota DPR RI periode 2009–2014 dari Partai Golkar.
Kini, penyidik sedang mendalami lebih jauh aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat dalam proyek PLTU tersebut. Fokus pemeriksaan akan difokuskan pada tahapan lelang, kontrak kerja, hingga realisasi pembangunan yang diduga sarat dengan penyimpangan dan rekayasa administratif.
Profil Singkat Halim Kalla
Nama lengkap: Halim Kalla
Tanggal lahir: 1 Oktober 1957
Asal / tempat lahir: Ujung Pandang (Makassar), Sulawesi Selatan
Istri: Halim Kalla menikah dengan Era Helvani.
Anak: Pasangan tersebut memiliki dua orang anak.
Agama: Islam.
Hubungan keluarga: Adik dari Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Pendidikan & Awal Karier
Setelah menyelesaikan pendidikan di luar negeri, Halim pernah mengambil jurusan Teknik Mesin di State University of New York, Buffalo, Amerika Serikat. Setelah kembali ke Indonesia, ia dipertimbangkan oleh kakaknya (Jusuf Kalla) untuk mengambil pengalaman di daerah, seperti mengerjakan proyek jalan di wilayah tertentu.
Sejak tahun 1990-an, ia mulai aktif di dunia bisnis dan mengembangkan berbagai usaha, terutama di bidang otomotif, energi, dan bisnis teknologi.
Karier Bisnis & Organisasi
Halim Kalla adalah tokoh di balik Haka Group, bagian dari Grup Kalla, yang bergerak di berbagai sektor seperti otomotif, energi, konstruksi, infrastruktur, dan teknologi. Ia pernah menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Industri Hijau di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia. Dalam dunia otomotif, Halim telah menunjukkan minat pada kendaraan listrik (EV). Ia mulai merintis gagasan pengembangan mobil listrik sejak sekitar tahun 2010.
Pada tahun 2016, Halim Kalla pernah ditunjuk sebagai Konsul Kehormatan Malaysia untuk kawasan Sulawesi.
Karier Politik & Jabatan Publik
Dalam pemilu legislatif, Halim pernah menjadi anggota DPR RI periode 2009–2014 dari Partai Golkar, mewakili daerah pemilihan Sulawesi Selatan II. Dalam DPR, ia bertugas di Komisi VII, yang membidangi sektor energi, riset, teknologi, dan lingkungan hidup.
Kontroversi & Kasus Hukum
Pada Oktober 2025, Halim Kalla ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan PLTU 1 Kalimantan Barat (PLTU 1 Kalbar) periode 2008–2018. Penetapan ini menimbulkan kerugian negara yang diperkirakan sekitar Rp1,3 triliun. Sejumlah pihak kini menantikan hasil penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.


Comment