Berita olahraga

Strategi Pelatih Panjat Tebing Kejar Performa Puncak di Asian Games 2026

Foto: dok.PB FPTI

Gardupedia.com – Tim nasional panjat tebing Indonesia tengah menjalani persiapan intensif untuk menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya. Pelatih kepala disiplin speed, Galar Pandu Asmoro, telah menyiapkan sejumlah taktik khusus agar para atlet mencapai performa maksimal atau peak performance tepat pada saat ajang olahraga terbesar di Asia tersebut berlangsung.

Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah penyesuaian jadwal latihan. Galar memajukan jam latihan pagi dari pukul 08.30 WIB menjadi 07.30 WIB. Langkah ini dilakukan untuk menyiasati perbedaan waktu satu jam dengan lokasi kejuaraan di China (tempat kualifikasi) dan Jepang (tuan rumah Asian Games). Selain itu, tim juga menambah sesi latihan pada malam hari sebagai bentuk simulasi babak final, agar atlet terbiasa berkompetisi di bawah sorotan lampu stadion pada jam-jam krusial.

Menjelang keberangkatan ke ajang kualifikasi di Meishan, China, tim pelatih menerapkan fase tapering. Dalam fase ini, volume dan intensitas latihan dikurangi secara bertahap untuk menjaga kondisi fisik tetap bugar dan menghindari risiko cedera. Setibanya di lokasi pertandingan, fokus utama adalah pemulihan (recovery) dan adaptasi terhadap lingkungan serta cuaca setempat agar kesiapan fisik dan mental tetap terjaga di angka 100%.

Galar menekankan bahwa strategi adaptasi ini disusun berdasarkan evaluasi mendalam dari performa para atlet di ajang Piala Dunia IFSC sepanjang musim 2025. Pengalaman bersaing di level tertinggi, termasuk standar kualifikasi Olimpiade, menjadi modal penting untuk memperkuat mentalitas bertanding atlet-atlet Indonesia, baik di sektor putra maupun putri.

Dengan komposisi atlet senior seperti Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, serta kombinasi atlet muda potensial, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) optimis bisa mengamankan tiket maksimal ke Asian Games. Strategi “pematangan” ini diharapkan tidak hanya meloloskan atlet di babak kualifikasi, tetapi memastikan mereka tetap berada dalam kondisi puncak saat memperebutkan medali emas di Nagoya nanti.

Bela Feri Amsari dan Ubedilah Badrun, Menteri Pigai Sebut Kritik Adalah Hak Konstitusi

Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, juga memberikan dukungan melalui program pendampingan psikologis dan rencana retreat pasca-kualifikasi, guna memastikan kesehatan mental para atlet tetap terjaga di tengah tekanan kompetisi yang tinggi.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *