Berita Internasional politic Politik

Sesi Parlemen Selandia Baru Dihentikan Sementara karena Protes Haka

gardupedia.com – Sesi parlemen di Selandia Baru harus dihentikan sementara setelah sekelompok orang, termasuk beberapa anggota dewan, melakukan tarian tradisional Māori yang dikenal sebagai “haka”. Kejadian ini berlangsung pada 9 Oktober 2025, tepat setelah anggota parlemen baru dari Partai Māori, Oriini Kaipara, menyampaikan pidato pertamanya.

Meskipun lagu Māori yang sudah dijadwalkan dinyanyikan untuk merayakan kedatangan Kaipara, situasi menjadi tegang ketika penonton di galeri publik tiba-tiba memulai “haka” yang tidak disetujui, dan beberapa anggota parlemen bergabung. Juru Bicara Parlemen, Gerry Brownlee, langsung mencoba menghentikannya, mengingatkan bahwa ada jaminan pertunjukan tersebut tidak akan terjadi.

Karena “haka” tetap dilakukan, Brownlee mengambil keputusan untuk menunda sidang. Aturan parlemen jelas mengharuskan izin untuk setiap nyanyian atau pertunjukan di dalam ruangan. Juru Bicara berjanji akan menyelidiki apakah tindakan yang disebutnya “menghina” tersebut sudah direncanakan sebelumnya oleh anggota atau partai manapun.

Insiden protes ini menunjukkan upaya berkelanjutan dari Partai Māori untuk menyoroti hak-hak masyarakat adat. Sebelumnya, pada bulan Juni, tiga anggota partai tersebut juga pernah menerima hukuman skorsing karena melakukan “haka” untuk memprotes rancangan undang-undang yang berpotensi merugikan hak-hak Māori yang tercantum dalam perjanjian pendirian negara.

Kerbau Albino di Bangladesh Menjadi Viral Karena Mirip Donald Trump, Siap Dikurbankan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *