Berita NASIONAL

Prabowo Instruksikan TNI, Polri, hingga Kepala Desa Pantau Langsung Kualitas Dapur MBG

Presiden Prabowo Subianto saat mengingatkan para pejabat, TNI, Polri, dan Kejaksaan untuk instrospeksi diri. Pidatonya disampaikan saat peresmian bendungan di Meninting, Senggigi, Lombok Barat, Jumat (10/7/2026).(Dok Sekretariat Presiden)

Gardupedia.com – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas sekaligus lampu hijau kepada jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), hingga aparatur daerah mulai dari Gubernur sampai Kepala Desa untuk memantau langsung operasional dapur umum program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Meski fungsi kontrol sangat diperlukan demi memastikan program strategis nasional ini tepat sasaran, Kepala Negara mengingatkan dengan keras agar aparat di lapangan tidak memanfaatkan wewenang tersebut untuk mengintimidasi, mengganggu, atau mencari-cari kesalahan pihak pengelola dapur.

Dalam komitmennya menegakkan hukum dan keadilan, Presiden Prabowo mengingatkan para pimpinan wilayah di tingkat komando resor militer dan kepolisian agar menjaga integritas mereka selama mengontrol jalannya program pemenuhan gizi ini.

“Saya minta Dandim, saya minta Kapolres, silakan periksa dapur-dapur MBG kita. Jalankan fungsi kontrol dengan baik agar kualitas makanan dan distribusinya tepat sasaran. Tetapi ingat, jangan memanggil-manggil pengelola untuk minta setoran! Jangan mengerjai petugas dapur atau mencari-cari kesalahan yang tidak perlu. Rakyat ikut mengawasi kita semua,” tegas Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya menegakkan rule of law (kepastian hukum) tanpa menjadikannya sebagai alat penekan politik ataupun penindasan terhadap pihak-pihak tertentu.

Sabet 3 Medali di Kejuaraan Dunia 2026, Tim Para Panahan Indonesia Masuk Top 5

“Kita harus tegakkan hukum dengan baik. Tapi tidak boleh ada miscarriage of justice. Tidak boleh hukum dipakai alat untuk mengerjai lawan politik atau pihak yang sedang bekerja untuk rakyat. Pengadilan kita harus memberi keputusan yang adil. Saya ingin ada rule of law di Indonesia, karena hanya dengan kepastian hukum kita bisa menjamin stabilitas,” imbuhnya.

Tidak hanya menyoroti aspek birokrasi dan hukum, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian mendalam hingga ke ranah teknis penyajian menu makanan anak-anak sekolah. Ia meminta semua kepala daerah turun tangan memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi yang murni dan tidak dikurangi kualitasnya.

“Saya perintahkan Gubernur hingga Kepala Desa untuk ikut memeriksa dapur MBG. Perhatikan kualitasnya. Jangan berikan anak-anak telur dadar, berikan mereka telur rebus atau telur ceplok. Biasanya telur kalau didadar itu banyak campurannya, lalu dibagi empat pula. Kita ingin gizi anak bangsa ini terpenuhi secara utuh,” ungkapnya secara gamblang.

Presiden menggarisbawahi bahwa kehadiran personel TNI dan Polri di dapur MBG murni bertujuan untuk memastikan program berjalan dengan lancar dan kondusif, bukan untuk melakukan intimidasi atau tindakan yang bersifat diskriminatif kepada para petugas dapur. Komitmen ini diharapkan dapat menjaga semangat para pengelola serta memastikan program pemenuhan gizi anak bangsa berjalan optimal tanpa hambatan di lapangan.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Strategi Menkeu Purbaya: Kucurkan Kas Negara Rp 400 Triliun ke Bank Demi Genjot Perekonomian

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *