Berita Regional

Gus Salam Gelar Konsolidasi di Kendari Menjelang Muktamar ke-35 NU

Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam konsolidasi di Kota Kendari jelang Mukhtamar ke-35 NU. (Fofo: Fadli Aksar)

Gardupedia.com – KH Abdussalam Shohib, yang akrab disapa Gus Salam, melakukan kunjungan ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kedatangan salah satu Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini bertujuan untuk melakukan konsolidasi organisasi menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Gus Salam tiba di Bandara Haluoleo Kendari, Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, pada Selasa (7/7/2026) malam. Setibanya di sana, ia disambut langsung oleh Ketua PWNU Sultra, KH Muslim, beserta jajaran pengurus lainnya. Agenda kunjungan kemudian dilanjutkan dengan sesi makan malam dan dialog bersama para pengurus PWNU di Hotel Azizah, lalu ditutup dengan acara nonton bersama pertandingan Piala Dunia antara Argentina melawan Mesir yang dihadiri oleh ratusan santri.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Salam mengungkapkan rasa kagumnya atas dedikasi dan kesolidan yang ditunjukkan oleh pengurus NU di Sultra. Beliau mengapresiasi daya juang para pengurus di tingkat wilayah hingga cabang yang tetap aktif bergerak di tengah masyarakat.

“Saya bangga, bahagia, sekaligus terharu bisa bersilaturahmi dengan para pengurus NU di Sulawesi Tenggara. Mereka adalah pejuang-pejuang NU di daerah yang tetap kompak dan terus berjuang di tengah masyarakat untuk menunjukkan kontribusi NU,” ujar Gus Salam di sela-sela kegiatan.

Melalui dialog itu, Gus Salam secara aktif menampung beragam masukan dari jajaran pengurus cabang. Aspirasi dan keluh kesah dari akar rumput ini diakuinya akan menjadi catatan penting dan dasar pertimbangan strategis jika dirinya mendapat amanah memimpin PBNU ke depan. Salah satu poin utama yang disepakati bersama dalam pertemuan tersebut adalah urgensi menjaga persatuan di internal NU.

Sabet 3 Medali di Kejuaraan Dunia 2026, Tim Para Panahan Indonesia Masuk Top 5

“Semua sepakat bahwa kebersamaan harus terus dijaga. Itu menjadi modal utama untuk mengembangkan organisasi,” tutur Gus Salam menekankan pentingnya kekompakan.

Lebih lanjut, ia juga menguraikan pandangannya mengenai arah perubahan manajerial di tubuh PBNU. Menurutnya, tantangan zaman menuntut NU tidak hanya kuat secara kultural, tetapi juga harus modern dan bersih dalam tata kelola administrasinya. Berbagai prinsip tata kelola yang baik harus diterapkan secara konsisten, mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah.

Gus Salam menegaskan, “Tantangan kita hari ini adalah bagaimana membangun tata kelola yang transparan, akuntabel, dan profesional. Kuncinya ada pada integritas para pengurus.”

Di sisi lain, Ketua PWNU Sultra, KH Muslim, mengapresiasi langkah para calon Ketua Umum PBNU yang bersedia turun langsung ke daerah-daerah. Menurutnya, forum tatap muka seperti ini sangat bermanfaat agar para pengurus di tingkat cabang dapat menakar langsung pemikiran dan visi-misi dari setiap kandidat sebelum menentukan pilihan saat muktamar nanti.

KH Muslim menilai ada keselarasan yang kuat antara harapan para pengurus daerah dengan program kerja yang dipaparkan oleh Gus Salam. “Hampir semua yang dipaparkan calon ternyata juga menjadi harapan para pengurus di daerah. Artinya, ada kesamaan visi untuk membangun organisasi ke depan,” ujarnya.

Strategi Menkeu Purbaya: Kucurkan Kas Negara Rp 400 Triliun ke Bank Demi Genjot Perekonomian

Terkait arah dukungan, KH Muslim menegaskan bahwa secara kelembagaan PWNU Sultra memberikan dukungan moral kepada semua kader terbaik NU yang maju memperebutkan kursi ketua umum. Keputusan akhir mengenai siapa pemimpin terpilih diserahkan sepenuhnya pada mekanisme Muktamar.

Terakhir, KH Muslim menginformasikan bahwa jumlah hak suara dari Provinsi Sultra pada Muktamar PBNU kali ini diperkirakan berkurang menjadi 17 suara dari yang sebelumnya 18 suara. Hal ini terjadi karena satu suara dari PCNU Kota Baubau dipastikan tidak dapat digunakan akibat masa berlaku surat keputusan (SK) kepengurusannya yang sudah habis.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *