Gardupedia.com – Pemerintah Kabupaten Demak telah mengambil langkah proaktif untuk mencegah terulangnya bencana banjir yang sempat melanda wilayah tersebut. Sebagai upaya mitigasi, Pemkab Demak telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar, mencapai Rp 5,5 miliar, yang secara khusus ditujukan untuk perbaikan dan pembangunan sistem drainase.
Dana sebesar Rp 5,5 miliar ini akan dimanfaatkan untuk memperbaiki serta membangun ulang jaringan drainase yang kondisinya sudah tidak memadai di beberapa lokasi krusial. Perbaikan ini dianggap mendesak mengingat fungsi vital drainase dalam mengendalikan aliran air, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga dapat meminimalkan risiko genangan air dan banjir.
Tujuan utama dari penganggaran ini adalah untuk meningkatkan kapasitas saluran air, memastikan air hujan dapat dialirkan dengan lancar, dan secara signifikan mengurangi potensi banjir yang selama ini kerap menjadi masalah tahunan di Demak.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinputaru) Kabupaten Demak dilaporkan menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga pada peningkatan total kapasitas jaringan drainase. Hal ini mencakup pembersihan saluran yang tersumbat, pelebaran kanal di titik-titik sumbatan, hingga pembangunan saluran air baru di area yang belum terjangkau.
Dengan adanya investasi infrastruktur yang substansial ini, Pemerintah Kabupaten Demak menunjukkan komitmen seriusnya dalam mengatasi persoalan banjir yang berdampak luas pada aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah. Diharapkan, langkah ini akan memberikan solusi jangka panjang agar bencana banjir yang terjadi sebelumnya tidak akan terulang di masa mendatang.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !
Editor : Robbi Firmansyah (Tim Redaksi Gardupedia.com)


Comment