Gardupedia.com – Setelah menjalani program aklimatisasi selama beberapa hari di Inggris, tim bulu tangkis Indonesia kini telah menyelesaikan proses adaptasi tersebut dan mulai mengalihkan fokus sepenuhnya pada turnamen All England 2026. Kejuaraan bulu tangkis tertua di dunia ini dijadwalkan berlangsung di Utilita Arena Birmingham pada 3-8 Maret mendatang.
Keberangkatan lebih awal ke Inggris bertujuan agar para atlet bisa menyesuaikan diri dengan suhu dingin dan perbedaan waktu (jetlag) sebelum bertanding. Proses aklimatisasi ini dilaksanakan di Milton Keynes, sebuah wilayah yang menyediakan fasilitas latihan lengkap dan tenang, sangat mendukung persiapan fisik maupun mental para pemain.
Manajer tim, Shendy Puspa Irawati, menyampaikan bahwa kondisi seluruh pemain saat ini dalam keadaan prima. Selama di tempat pelatihan tersebut, para atlet mendapatkan fasilitas yang sangat memadai, mulai dari sepuluh lapangan latihan hingga area kebugaran dan restoran, yang semuanya berada dalam satu lokasi sehingga efektivitas latihan terjaga.
Kini, setelah proses penyesuaian cuaca dianggap tuntas, intensitas latihan mulai difokuskan pada pematangan taktik, strategi, dan penguatan mental bertanding. Indonesia menurunkan 24 atlet terbaiknya, termasuk beberapa debutan seperti Alwi Farhan dan pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Pelatih ganda putri, Eng Hian, menekankan bahwa tampil di turnamen level Super 1000 seperti All England merupakan ujian besar bagi kualitas dan ketangguhan mental atlet. Oleh karena itu, persiapan akhir ini akan sangat menentukan performa mereka untuk mencapai target minimal meraih satu gelar juara pada edisi tahun ini.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment