Berita NASIONAL

Pemerintah Alokasikan Rp 100 Miliar dari APBN untuk 1.098 Ekor Sapi Kurban Presiden Prabowo

Presiden RI Prabowo Subianto saat menberikan taklimat kepada 1.000 siswa perwira TNI dan Polri di Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad), Bandung, Jawa Barat, Senin (25/5/2026).(Sekretariat Presiden RI)

Gardupedia.com – Pemerintah melalui Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengonfirmasi bahwa sebanyak 1.098 ekor sapi kurban yang akan disalurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Idul Adha 2026 didanai oleh negara. Anggaran untuk pengadaan hewan kurban tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Juri menjelaskan bahwa dana tersebut diambil dari pos anggaran Bantuan Kemasyarakatan Presiden dengan total estimasi mencapai Rp 100 miliar.

“Sumber dananya memang dari APBN, khususnya melalui skema Bantuan Presiden atau Bantuan Kemasyarakatan Presiden,” ujar Juri saat memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (26/5/2026).

Juri menekankan bahwa pemilihan ribuan sapi tersebut tidak dilakukan secara sembarangan. Setiap hewan kurban harus memenuhi kualifikasi berat tertentu serta standar kesehatan yang ketat.

“Kami memastikan bahwa sapi-sapi yang dipilih adalah sapi yang terbaik, sehat, dan tidak cacat. Semua sudah melalui proses skrining dari dinas peternakan setempat,” tegas Juri.

Eksploitasi Papua Bukan Barang Baru, DPD RI Soroti Pembukaan Lahan 2,5 Juta Hektar

Beliau juga menambahkan bahwa proses pengadaan ini bertujuan untuk memberikan contoh penyediaan hewan kurban yang berkualitas bagi masyarakat. “Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan dengan standar yang terjaga,” lanjutnya.

Sapi-sapi yang dipilih masuk dalam kategori premium dengan bobot rata-rata di atas 800 kilogram hingga 1,3 ton. Beberapa jenis sapi yang dibeli antara lain:

  • Simental dan Limousin
  • Peranakan Ongole dan Brahman
  • Angus, sapi Bali, dan Belgian Blue
  • Sapi jenis FH serta Carolaise.

Pemerintah membeli seluruh sapi tersebut langsung dari peternak lokal untuk memberikan dampak ekonomi positif bagi pengusaha ternak di daerah. Juri memerinci alokasi distribusi hewan kurban tersebut menjadi dua kategori:

  1. 598 ekor dialokasikan untuk pemerintah daerah di tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota di seluruh Indonesia.
  2. 500 ekor diserahkan kepada lembaga sosial, organisasi keagamaan, pondok pesantren, dan tokoh masyarakat.

“Penyaluran ini merata ke seluruh provinsi, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat di berbagai pelosok tanah air,” pungkas Juri.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Demo Buruh Indomaret Tolak Kebijakan Penggantian Upah Lembur dengan Hari Libur

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *