Gardupedia.com – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memberikan respons tegas menanggapi dugaan Pelecehan seksual verbal yang menyeret 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Pemerintah menyatakan komitmen penuh untuk memberantas segala bentuk tindakan tidak terpuji di lingkungan akademik.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menekankan bahwa institusi pendidikan tinggi wajib menjaga integritas dan martabatnya. Beliau menyatakan bahwa tidak ada ruang bagi kekerasan dalam bentuk apa pun di dalam kampus.
“Perguruan tinggi selayaknya menjadi wadah yang aman dan berintegritas bagi seluruh sivitas akademika. Kami menegaskan sikap nol toleransi terhadap kekerasan di lingkungan kampus, tanpa pengecualian,” ujar Brian sebagaimana dikutip pada Rabu (15/4/2026).
Brian menambahkan bahwa setiap kampus memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan ekosistem yang terbuka bagi semua kalangan tanpa diskriminasi dan bebas dari ancaman fisik, verbal, psikis, hingga kekerasan seksual dan digital.
Beliau memandang bahwa segala tindakan yang menginjak-injak harga diri manusia adalah pelanggaran berat. Oleh karena itu, penanganan kasus harus dilakukan secara serius, transparan, dan yang terpenting adalah mengutamakan perlindungan serta hak-hak korban.
“Perguruan tinggi harus menjadi tempat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan integritas,” ujar Brian.
Ia menekankan bahwa lingkungan kampus wajib menjadi ruang yang aman dan bebas dari segala bentuk intimidasi maupun kekerasan bagi seluruh sivitas akademika.
Guna memastikan keadilan, Kemdiktisaintek berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan kasus di FH UI ini. Fokus utama kementerian meliputi:
- Pemantauan proses investigasi internal kampus.
- Memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis dan perlindungan yang memadai.
- Menjamin keadilan ditegakkan bagi semua pihak yang terlibat.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment