Gardupedia.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin membagikan perspektif baru mengenai peran prajurit TNI di tengah masyarakat. Saat ini, anggota TNI yang tergabung dalam Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan dan patroli keamanan, tetapi juga terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di desa-desa.
Dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI pada 19 Mei 2026, Sjafrie menjelaskan bahwa banyak prajurit yang kini mengisi peran sebagai imam masjid, penceramah (khatib), hingga membantu aktivitas di gereja. Fenomena ini dimungkinkan karena latar belakang personel yang beragam ada yang berasal dari pondok pesantren dan ada pula yang memahami tugas rohaniawan non-muslim.
“Prajurit kita membaur dengan warga. Mereka hadir di masjid sebagai imam atau khatib, dan bersama-sama masyarakat beribadah di gereja. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan kedekatan emosional (kehangatan) bagi penduduk setempat,” ujar Sjafrie, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube TVR Parlemen pada Kamis (28/5/2026).
Selain peran keagamaan, prajurit TNI juga berkontribusi di bidang pendidikan dan pembangunan. Di beberapa daerah, mereka membantu mengajar anak-anak sekolah, baik di ruang kelas maupun melalui kegiatan lapangan. Lebih jauh lagi, Batalyon Teritorial Pembangunan ini dirancang secara khusus dengan komposisi unit yang variatif, meliputi:
- Unit Pertanian dan Peternakan untuk ketahanan pangan.
- Unit Medis untuk layanan kesehatan masyarakat.
- Unit Konstruksi Zeni untuk membantu pembangunan infrastruktur di daerah.
Inisiatif ini merupakan bagian dari program Kementerian Pertahanan dan TNI yang menargetkan pembentukan 750 batalyon dalam lima tahun ke depan, dengan rata-rata 150 batalyon baru setiap tahunnya. Sjafrie menargetkan bahwa pada tahun 2026, seluruh kabupaten di wilayah Pulau Jawa sudah akan didampingi oleh satu Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan untuk memperkuat stabilitas sosial sekaligus mendorong pembangunan daerah.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment