Gardupedia.com — Pemerintah Iran bergerak cepat meluruskan spekulasi terkait kepemimpinan negara. Kantor Kepresidenan Iran dengan tegas membantah laporan yang menyebutkan bahwa Presiden Masoud Pezeshkian telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Teheran menyatakan bahwa rumor tersebut sepenuhnya tidak berdasar dan merupakan informasi palsu yang sengaja disebarkan oleh media asing.
Sebelumnya, isu ini mencuat setelah media internasional, salah satunya Jerusalem Post, mengeklaim adanya surat pengunduran diri dari Pezeshkian. Dalam laporan itu, sang presiden disebut-sebut merasa tidak lagi dapat menjalankan roda pemerintahan secara efektif. Narasi yang berkembang mengeklaim adanya keretakan hubungan dan benturan kebijakan antara presiden dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) terkait pengelolaan strategi perang serta dampaknya terhadap perekonomian negara.
Menanggapi rumor yang kian liar, Wakil Kepala Komunikasi dan Informasi Kantor Presiden Iran, Seyed Mehdi Tabatabaei, langsung memberikan klarifikasi resmi guna meredam disinformasi tersebut.
Melalui pernyataan tertulis yang diunggah di platform media sosial X, Tabatabaei mengecam keras narasi yang dibangun oleh jaringan media luar. Ia menyebut isu pengunduran diri ini tidak lebih dari sekadar propaganda yang tidak memiliki validitas.
“Penyebaran rumor oleh jaringan asing yang tidak bereputasi ini merupakan kelanjutan dari permainan media konyol sebelumnya. Mereka telah menerbitkan angan-angan mereka sendiri sebagai pengganti kenyataan,” ujar Tabatabaei menegaskan.
Tabatabaei juga memastikan bahwa stabilitas internal pemerintahan tetap terjaga dan Presiden Pezeshkian sama sekali tidak berniat meninggalkan tanggung jawab konstitusionalnya di tengah situasi negara yang menantang.
“Presiden Pezeshkian tidak akan mundur dari melayani rakyat, sebagaimana bangsa Iran tidak akan mundur dari jalan solidaritas dan perlawanan,” tambahnya.
Senada dengan pihak kepresidenan, kantor berita Tasnim yang berafiliasi dengan IRGC turut merilis laporan dari sumber internal pemerintahan. Sumber tersebut mengonfirmasi bahwa Masoud Pezeshkian saat ini tetap menduduki posisinya secara sah dan terus menjalankan agenda serta tugas-tugas kenegaraan seperti biasa tanpa ada hambatan.
Meskipun secara politis Iran diakui sedang menghadapi dinamika dan tantangan yang berat, otoritas Teheran memastikan bahwa koordinasi antar-lembaga negara, termasuk hubungan antara presiden selaku kepala eksekutif dan lembaga pertahanan seperti IRGC, tetap berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku di Republik Islam Iran.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment