Berita Ekonomi

Harga Ayam Kampung di Pamekasan Melonjak hingga Rp 90.000 per Kg, Komoditas Lain Ikut Naik

Pedagang ayam di Pasar 17 Agustus 2026 menyampaikan kenaikan harga daging ayam kampung di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (30/6/2026).(KOMPAS.COM/Fathor Rahman)

Gardupedia.com – Lonjakan harga pangan tengah terjadi di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan paling signifikan adalah daging ayam kampung yang saat ini harganya telah menyentuh angka Rp 90.000 per kilogram (kg). Padahal sebelumnya, harga komoditas ini masih berada di kisaran Rp 75.000 hingga Rp 80.000 per kg.

Juhairiyah, salah seorang pedagang daging di Pasar 17 Agustus Pamekasan, mengungkapkan bahwa tren kenaikan ini sudah berlangsung selama sepekan terakhir. Menurutnya, lonjakan harga terjadi secara bertahap dari tingkat peternak akibat minimnya pasokan.

“Kenaikannya ini bertahap dari sananya (peternak), bukan langsung melonjak drastis. Karena modalnya sudah naik, mau tidak mau kami di pasar juga harus menyesuaikan harga jual,” ujar Juhairiyah saat ditemui di lapaknya.

Imbas dari meroketnya harga tersebut membuat Juhairiyah terpaksa memangkas pasokan dagangannya karena jumlah pembeli menurun drastis. Ia menyebutkan, saat ini konsumen cenderung beralih membeli ayam ras yang harganya lebih terjangkau.

“Pembeli sekarang sepi sekali untuk ayam kampung. Banyak pelanggan yang mengeluh lalu memilih beralih membeli ayam ras karena harganya jauh lebih murah. Supaya tidak rugi karena daging tidak laku, saya terpaksa mengurangi stok jualan dulu,” tambah Juhairiyah.

Alasan DJP Terapkan PPN 11 Persen pada Layanan Premium Aplikasi Strava

Untuk daging ayam ras sendiri sebenarnya juga mengalami kenaikan, namun tidak terlalu besar. Awalnya, ayam ras dijual seharga Rp 37.000 per kg, lalu merangkak naik ke Rp 40.000, dan kini berada di angka Rp 40.500 per kg.

Di sisi lain, harga daging sapi juga terpantau naik sebesar Rp 7.000, dari harga semula Rp 120.000 menjadi Rp 127.000 per kg. Menurut Juhairiyah, kenaikan daging sapi saat ini masih tergolong wajar jika dibandingkan dengan lonjakan saat momen Hari Raya Idul Adha lalu yang sempat naik hingga Rp 30.000 per kg.

Selain lini perdagingan, sejumlah kebutuhan pokok dan sayur-mayur di pasar tersebut juga ikut mengalami penyesuaian harga dalam dua minggu terakhir. Beberapa komoditas yang naik antara lain tomat, wortel, kol, buncis, cabai merah besar, bawang merah besar, hingga ketela pohon.

Izzah, salah satu penjual sayur di Pasar 17 Agustus, menjelaskan bahwa rata-rata kenaikan harga pada komoditas sayuran berkisar antara Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per kg. Kendati ada kenaikan, Izzah mengaku tingkat pembelian dari masyarakat masih relatif stabil karena kenaikannya belum terlalu ekstrem.

Meski demikian, para pedagang menaruh harapan besar agar harga-harga barang di pasar bisa segera kembali normal. Pasalnya, kondisi ketidakstabilan harga ini membuat para pedagang kerap merasa dilematis dan kesulitan saat harus menaikkan harga jual kepada pelanggan setia mereka.

Persib Bandung Resmi Datangkan Sandy Walsh dengan Kontrak 3 Tahun

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *