Berita NASIONAL

Prabowo Targetkan Sekolah Negeri Gratis dan Perbaikan Infrastruktur Pendidikan Nasional

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bay/wsj.(ASPRILLA DWI ADHA)

Gardupedia.com — Pemerintah Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk membebaskan biaya pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di seluruh sekolah negeri. Kebijakan akses pendidikan gratis ini dijalankan beriringan dengan peluncuran program renovasi sarana pendidikan terbesar dalam sejarah nasional yang dimulai secara masif pada Sabtu (15/8/2026).

Dalam pernyataan resminya di Jakarta pada Sabtu (15/8/2026), Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa negara hadir untuk memastikan keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda untuk mendapatkan hak pendidikannya.

“Tapi untuk pemerintah kita akan perjuangkan anak-anak kita bisa sekolah dengan gratis,” tegas Presiden Prabowo Subianto.

Guna menunjang efektivitas kegiatan belajar mengajar, pemerintah menyusun target jangka menengah hingga panjang untuk memperbaiki infrastruktur fisik sekolah negeri dan pesantren di berbagai daerah:

  • Tahun 2026: Pemerintah menuntaskan revitalisasi sebanyak 71.744 unit sekolah di seluruh wilayah Indonesia.
  • Tahun 2028: Target cakupan perbaikan ditingkatkan hingga menambah 100.000 gedung sekolah.
  • Tahun 2029: Seluruh fasilitas fisik sekolah negeri dan lembaga pendidikan pesantren di Indonesia ditargetkan rampung direnovasi secara menyeluruh.

Presiden menambahkan bahwa pembenahan sarana belajar merupakan fondasi mendasar dalam membangun kualitas sumber daya manusia nasional yang unggul dan berdaya saing.

Shin Tae-yong Siapkan Program Khusus untuk 6 Pemain Timnas yang Baru Bergabung di TC Persija

“Anak-anak kita harus memperoleh pendidikan yang baik. Karena itu kita jalankan program perbaikan sekolah terbesar dalam sejarah kita. Tapi tahun ini kita telah perbaiki lebih dari 71.744 sekolah,” tambah Prabowo.

Pelaksanaan pembenahan fasilitas sekolah tidak hanya berpusat di Pulau Jawa atau kawasan perkotaan, melainkan menjangkau daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Salah satu bukti konkret pemerataan ini adalah selesainya pemugaran gedung sekolah di Pulau Miangas, wilayah terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina.

“Bahkan di pulau yang paling terluar, yang paling terpencil, pulau Miangas, kita sudah perbaiki sekolah di Miangas,” pungkas Presiden Prabowo.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *