Berita olahraga

Indonesia Resmi Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026, format dan tim pesertanya. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

Gardupedia.com – Ajang sepak bola antarnegara Asia Tenggara, FIFA ASEAN Cup 2026, dipastikan resmi bergulir pada 24 September hingga 4 Oktober 2026. Turnamen terobosan yang digagas oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) sejak Oktober 2025 ini bertujuan untuk mengerek kualitas persaingan serta memberikan iklim kompetisi berstandar tinggi bagi negara-negara di kawasan ASEAN.

Perwakilan FIFA menegaskan bahwa turnamen ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan sepak bola kawasan.

“FIFA ASEAN Cup bukan sekadar turnamen regional biasa, melainkan panggung strategis bagi negara-negara Asia Tenggara untuk menguji kapasitas mereka dalam struktur kompetisi internasional yang lebih kompetitif dan terukur,” ujar perwakilan FIFA dalam keterangan resminya, Selasa (18/8/2026).

Guna menjaga kualitas kompetisi, FIFA menerapkan sistem dua kasta yang terbagi menjadi Premier Division dan Challenge Division berdasarkan pemeringkatan FIFA serta partisipasi tim undangan. Premier Division diikuti oleh delapan tim terbaik yang terbagi ke dalam dua grup. Grup A dihuni oleh tuan rumah Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara itu, Grup B diisi oleh Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Di kasta Challenge Division, kompetisi diikuti oleh Hong Kong, Myanmar, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

Indonesia dipercaya penuh oleh FIFA untuk menggelar seluruh laga Premier Division di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Ketua Umum PSSI menyambut positif penunjukan ini dan memastikan seluruh fasilitas pendukung telah siap.

Bahlil Pastikan Pasokan BBM dan Listrik di NTT Berangsur Membaik Pascagempa

“Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Premier Division merupakan kehormatan sekaligus kepercayaan besar. Kami memastikan SUGBK dan Si Jalak Harupat berada dalam kondisi puncak untuk menyajikan laga internasional berkualitas tinggi,” tegasnya pada Selasa (18/8/2026).

Dari sisi teknis, jajaran pelatih Timnas Indonesia turut memberikan tanggapannya mengenai peta persaingan di Grup A.

“Persaingan di Grup A sangat krusial, terutama menghadapi rival regional seperti Malaysia dan Singapura. Namun, bermain di depan pendukung sendiri memberikan motivasi ekstra bagi para pemain untuk tampil maksimal dan menargetkan posisi terbaik,” ungkap pelatih Timnas Indonesia pada Selasa (18/8/2026).

Sistem penentuan pemenang dalam turnamen ini dirancang melalui fase gugur langsung seusai babak penyisihan. Juara dari masing-masing grup akan saling berhadapan di partai final untuk memperebutkan trofi utama, sementara tim runner-up bertanding di perebutan tempat ketiga. Format pemeringkatan juga berlaku hingga perebutan posisi kelima dan ketujuh untuk memastikan kepastian peringkat akhir setiap kontestan.

DPR dan Pemerintah Finalisasi Perpres Ojol, Dasco: Akomodasi Angkutan Orang, Barang, hingga Makanan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *