Berita Ekonomi

Pemerintah Hapus Bansos Tunai, 50 Juta Penerima Disiapkan Rekening Bank

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers Perlinsos di Kantor DEN, Jakarta, Kamis (10/9/2026).(KOMPAS.com/CITA AULIANA)

Gardupedia.com — Pemerintah Indonesia bakal menghentikan penyaluran bantuan sosial (bansos) secara tunai dan mengalihkannya secara penuh ke sistem nontunai (cashless). Melalui kebijakan ini, pemerintah menyiapkan rekening bank khusus bagi sekitar 50 juta masyarakat kurang mampu.

Dalam skema baru tersebut, pemerintah bekerja sama dengan dua lembaga perbankan, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), untuk menyalurkan dana bantuan secara langsung kepada penerima manfaat.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa perubahan skema ini bertujuan meningkatkan keterbukaan dan efisiensi penyaluran bansos.

“Jadi sekarang dengan ini akan semua transparan terbuka, tapi tadi juga kita sepakat tidak ada lagi nanti cash, jadi semua cashless transaction ya,” ujar Luhut dalam konferensi pers di Kantor DEN, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Luhut menjelaskan, penggunaan transaksi digital diharapkan mampu menekan potensi penyelewengan maupun praktik korupsi dalam pendistribusian dana bantuan di lapangan.

Kejagung Sita Uang Tunai Rp 1 Triliun Kasus Korupsi Kawasan Hutan Lampung

“Jadi itu juga untuk mengurangi korupsi, jadi nanti kalau ada orang yang nyogok-nyogok ya duitnya enggak bisa lagi (korupsi) dia taruh ke bank karena harus ada underline-nya,” tegas Luhut.

Sebelum rekening didistribusikan, pemerintah saat ini berfokus merapikan integrasi data penerima hingga akhir tahun 2026. Pembenahan data ini dinilai krusial mengingat hasil evaluasi menunjukkan banyak penyaluran yang tidak tepat sasaran.

“Jadi tahun ini kita menyelesaikan semua data ini supaya lebih tertib, karena selama ini banyak sekali tadi 50 persen itu off target,” ungkap Luhut.

Setelah proses perapian data rampung pada akhir tahun ini, pemerintah dijadwalkan mulai melakukan uji coba pembagian rekening bank kepada masyarakat penerima manfaat pada awal tahun mendatang.

“Kalau pendistribusian (rekening) kita uji coba nanti pada kuartal I tahun depan,” pungkasnya.

Pemkot Solo Resmi Bebaskan PBB dan BPHTB bagi Seluruh Tempat Ibadah

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *